Waktu Sholat Dhuha, Jumlah Raka’ at, dan Keutamaannya

Waktu Sholat Dhuha – Waktu sholat dhuha adalah saat unta mulai merasakan panas matahari. Ini bukanlah waktu syuruq. Melainkan 1 tombak setelah syuruq atau matahari terbit. Ini adalah tulisan ke-2 saya setelah shalat istikharah.

Dalam pelaksanaan sholat dhuha, tentu fatal jadinya jika waktu mengerjakan sholat tidak sesuai dengan tuntunan. Selain dari waktu sholat dhuha, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikann dalam pelaksanaan sholat dhuha supaya kita mendapat fadhilahnya.

  1. Kapan waktu yang tepat untuk melaksanakan shalat dhuha.
  2. Berapa jumlah rakaat sholat dhuha yang dicontohkan Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam.
  3. Apa tujuan melaksanakan sholat dhuha.
  4. Bagaimana supaya sholat dhuha yang dikerjakan dapat menjadi wasilah terkabulnya hal yang diinginkan.

Pertanyaan penting di atas haruslah terjawab supaya dalam melaksanakan sholat dhuha kita mempunyai motivasi. Selain itu, kita juga dapat memastikan sholat dhuha yang dilakukan dapat diterima di sisi Allah subhanahu wa ta’ala.

Waktu Sholat Dhuha

kapan waktu shalat dhuha
waktu sholat dhuha – tadinyanorak.com – waktu sholat dhuha

Berkairtan dengan waktu sholat dhuha, ada sebuah hadits yang artinya:

Barang siapa melaksanakan sholat shubuh berjamaah ditunaikan di masjid. Ia kemudian duduk (tidak langsung pulang) dan berdzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala hingga awal waktu dhuha. Kemudian ia sholat 2 rokaat. Maka dia mendapat pahala yang banyak semisal haji dan umroh.

Bagi setiap hamba sejak mulai ia bangun di pagi hari, setiap sendinya harus bersedekah kepada Allah subhanahu wa ta’ala. H.R Muslim: 720

Manusia sendiri mempunyai 360 sendi yang menopang tubuhnya. Setiap sendi tersebut harus memberikan sedekah kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Cara berdzikir mata adalah dengan melihat yang baik-baik. Cara berdzikir telinga adalah mendengar yang baik-baik. cara berzikir lisan dengan mengatakan yang baik dan menghindari ghibah, dan cara berdzikir kaki adalah dengan melangkahkannya pada hal yang baik.

Salah satu makna 2 rakaat dhuha ini dihubungkan dengan sendi adalah untuk menjaga diri kita dari maksiat.

Siapa yang tidak merasa malas, menunaikan 4 rakaat di awal siang (sekitar jam 7.30-8.00) maka Allah akan cukupkan kebutuhannya hingga akhir siang (sore). H.R Abu Dawud.

Cara Melaksanankan Sholat Dhuha

waktu sholat dhuha
waktu soalat dhuha majalahnabawi.com – waktu shalat dhuha

Pelaksanaan sholat dhuha dengan 4 rakaat ini dapat dilaksanakan sekali langsung, atau 2 kali salam masing-masing 2 rakaat. Hal ini karena dalam haditsnya tidak menyebutkan kekhusususan cara pelaksanaannya.

Pelaksanaan sholat dhuha tidak selalu harus membaca surat Ad Dhuha saja. Bacalah ayat yang berkaitan dengan apa yang sedang kita butuhkan.

Jumlah Raka’at Sholat Dhuha

rakaat shalat dhuha
waktu sholat dhuha – jayarak.com – waktu sholat dhuha

Selain 2 dan 4 rakaat, sholat dhuha juga bisa dilaksanakan dengan 8 hingga 12 rakaat. Shalat dengan jumlah rakaat 8 dan 12 lebih afdhol dilaksanakan pada waktu akhir dhuha antara jam 9 hingga menjelang dzuhur.

Para ulama menyebut ini adalah sholat awwabiin, yaitu sholat orang-orang yang memohon kebaikan kepada Allah suhnahau wa ta’ala.

Peluang bisnis percetakan terbaru: cetak yasin, kalender, poster, dll.

Jadi, sholat 2 rakaat di awal dhuha bermanfaat untuk memberikan kewajiban sedekah setiap sendi kepada Allah. Shalat dhuha 4 rakaat mepunyai fadilah mempermudah rizki. Sholat dhuha 8 dan 12 rakaat dapat bermanfaat untuk mempermudah perilaku hidup dan kembali kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Dzikir disini tidak mengikat pada dzikir khusus, berbagai macam dzikir dapat dilakukan untuk mengisi amalan selepas sholat subuh. Contohnya adalah dengan memnbaca istighfar, kalimat toyyibah, membaca atau menghafal Al Quran, atau mengikuti ta’lim.

7 Keutamaan Sholat Dhuha

makna ayat kursi
waktu sholat dhuha – pinterest.com – waktu sholat dhuha

Sholat dhuha memiliki beberapa keutamaan yang akan membuat kita semangat menegerjakannya. Berikut ini beberapa manfaat yang akan didapatkan jika melaksanakan shalat dhuha.

1. Salah Satu Washiat Nabi

Hal ini berdasar pada sebuah hadits yang artinya: Shohabat Abu Hurairah Radiyallohu ‘anhu berkata: Rasulullah sallallohu ‘alaihi wa sallam mewasiatkan 3 hal padaku, yaitu: puasa 3 hari di setiap bulan, sholat dhuha 2 rakaat, dan shalat witir sebelum tidur. ” Hadits Riwayat Bukhari.

2. Mengamalkan Sedekah untuk Seluruh Sendi

Nami Muhammad shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “di pagi hari seluruh persendian yang kalian miliki harus memberi sedekah. Tiap-tiap bacaan subhanallah (tasbih) adalah sedekah, tiap bacaan alhamdulillah (tahmid) adalah sedekah, tiap bacaan laa ilaa ha illalloh bisa sebagai sedekah dan setiap bacaan Allohu akbar (takbir) bisa sebagai sedekah. Begitu juga mengajak  pada kebaikan dan mencegah pada kemungkaran (amar ma’ruf nahi mungkar)  adalah sedekah. Semua ini bisa diwakili dengan melaksanakan shalat dhuha 2 rakaat. H. R Muslim.

3. Shalat yang Dilakukan Orang yang Suka Bertaubat

Ada sebuah hadits yang artinya:

“Shalatnya orang-orang yang suka bertaubat adalah shalat pada saat anak unta kepanasan karena teriknya matahari.” H. R Muslim

4. Allah Menjamin Kebutuhan di Sore Hari

Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Allah ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan 4 rakaat sholat di awal siang. Maka waktu tersebut akan mencukupimu di akhir siang.” H. R Ahmad

5. Pahala Seperti Orang Haji dan Umroh

Nabi Muhammad shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “barang siapa yang mengerjakan shalat shubuh secara berjama’ah, lalu ia duduk seraya berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, setelah itu melaksanakan shalat 2 rakaat, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh. Beliau lalu bersabda: “pahala yang sempurna, sempurna, dan sempurna.” H.R Tirmidzi

6. Sholatnya Orang yang Kembali Pada Ketaatan (Awwabin)

Nabi shallalu ‘alaihi wa sallam bersabda: “tidaklah menjaga shalat sunnah dhuha melainkan orang yang kembali pada ketaatan (awaab) inilah shalat awwabin.” H.R Ibnu Khuzaimah

7. Mendapat Banyak Pahala

Ada sebuah hadits yang artinya: Rasulullah shallalhu ‘alaihi wa sallam mengutus sekelompok pasukan perang, kemudian utusan tersebut membawa banyak harta rampasan perang dan pulang dengan cepat. Para sahabat kemudian berkata: “Wahai Rasullullah, kami tak pernah melihat pasukan yang lebih cepat pulang dan lebih banyak membawa ghanimah (harta rampasan perang) yang pulangnya secepat pasukan ini.”

Kemudian Rasullullah shalllahu ‘alaihi wa sallam menjawab:

“Maukah aku sampaikan keadaan yang lebih cepat dengan membawa kemenangan dan juga lebih banayak membawa ghanimah (harta rampasan perang)? Yaitu orang yang berwudhu secara sempurna di rumahnya lalu berangkat ke masjid melaksanakan shalat shubuh, kemudian ia tetap di masjid dan melaksanakan shalat dhuha. Maka orang ini lebih cepat membawa kemenangan dan lebih banyak rampasan perangnya.” H. R Abu Ya’la

Itulah pembahasan penting tentang waktu sholat dhuha. Jangan lupa kunjungi artikel kami sebelumnya tentang bacaan surat yasin.

Leave a Comment