Doa untuk Orang Sakit Berdasarkan Al Quran dan Hadits

Doa untuk orang sakit dapat membantu mempercepat kesembuhan bagi pasien. Selain itu, hakikat do’a juga berfungsi untuk menanamkan sikap sabar dan tawakal terhadap ujian yang Alloh berikan.

Pengobatan dalam Islam ternyata tidak didahulukan dengan mengunjungi dokter. Akan tetapi melakukan syaria’t yang berkaitan dengan amalan ukhrowi. Hal ini melatih seorang muslim untuk mendahulukan Alloh dalam berbagai hal.

Berikut ini adalah kupulan doa untuk orang sakit yang dipaparkan oleh beberapa ustadz. Contohnya adalah Syeikh Ali Jaber, Buya Yahya, dan Ustadz Khalid Basalamah. Kalian bebas mengambil sumber yang kalian yakini.

Ruqyah untuk Orang Sakit Syeikh Ali Jaber

1. Surat Al Fatihah

kumpulan doa untuk orang sakit dari Al Qurán
quranforandroid.com

2. Ayat 1-5 Surat Al Baqoroh

ruqyah orang sakit
doa untuk orang sakit

3. Surat Al Baqarah Ayat 20, 69 dan 109

Ayat ini khusus terutama untuk melindungi dari hasud. Apabila kalian punya usaha atau pencapaian yang ada kemungkinan tidak disukai orang, insya Alloh ayat ini dapat melindungi kita dari hasud. Hasud dalam segala hal di kehidupan kita.

Surat Al Baqarah ayat 20

doa orang sakit latin
bacaan doa orang sakit

Ya kaadul barqu yakhtofu abshoorohum. Kul-lamaaa adhooo a lahum-masyau fiihi wa idzaaa adzlamu ‘alaihim qoo muu. Wa law syaaa Allohu la dzahaba bi sam’ihim wa abshoorihim. Innalloha ‘alaa kulli syai inn qodiiir

Surat Al Baqarah Ayat 69

doa cepat sembuh
bacaan untuk orang sakit

Qoolud ‘u la naa Robbaka yubay-yil-la naa maa lawnu haa. Qoo la innahu yaquulu innahaa baqorotunn shofrooo u faaqi ‘ul-lawnuhaa tasurrun-naadziriiin

Surat Al Baqarah Ayat 109

doa orang yang sakit
doa untuk orang sakit

Wadda katsiirum min ahlil kitaabi lau yarudduukum mimm ba’di iimaanikum kuffaaroo. Hasadam-min ‘indi ‘annfusihim mim ba’di maa tabayyana lahumul haq. Fa’fuu wash fahuu hattaa ya’tiyallohu bi amrih. Innalloha ‘alaa kulli syai inn qodiiir.

4. Ayat Kursi

5. Surat An Nisa Ayat 54, untuk melindungi dari hasud

cara menyembuhkan orang sakit secara islami
doa orang sakit dari Al Quran

Am yahsuduunan-naa sa ‘alaa maaa aataa humullohu minn fadhlih. Faqod aa tainaa aala ibroohiimal kitaa ba walhikmata wa aa tainaahum mulkan ‘adziimaa

6. Surat Al Hijr Ayat 16-18

mengobati penyakit hasud
doa untuk orang sakit

Wa laqod ja’alnaa fis samaaa i buruujaw wa zayyannaahaa linnaadziriiin.

Wa hafidznaa haa minn kulli syaithoonir rojiiim.

Illaa manistaroqos sam’a fa atba’ahu syihaabum mubiiin.

7. Surat Tha Ha ayat 1-23

Membaca surat Ta Ha ayat 1-23 sangat bermanfaat untuk menangkal dan menghilangkan sihir. Hal ini dijelaskan oleh Syeikh Ali Jaber dalam kutipan video di atas.

8.  Surat Tha Ha (surat ke-20) ayat 131

obat segala penyakit dari ayat Al Quran
doa untuk orang sakit

Wa laa tamud-danna ‘ainaika ilaa maa matta’naa bihiii azwaajam minhum zahrotal hayaatid dun yaa linafti nahum fiiih, wa rizqu robbika khoiruw wa abqoo.

9. Surat Ash-Shaffaat (surat ke-37) ayat 1-10

doa dari Al Quran
doa untuk orang sakit

Sangat bagus untuk orang yang kesurupan dan terkena gangguan jin dan setan. Selain itu, dengan membaca ayat ini membantu menghilangkan waswas. Salah satu contoh waswas yang sering dialami adalah ketika sholat. Waswas sudah baca surat atau belum, waswas jumlah roka’at.

doa untuk orang sakit
doa untuk orang sakit
Quran surat Ash shaffat
dao untuk orang sakit

10. Surat Tabarok atau Al Mulk ayat 1-14

doa untuk orang sakit dari surat Al Mulk
doa untuk orang sakit

Kalau bisa, teruskan sampai selesai. Karena, jika dibaca sampai habis akan mendapatkan perlundungan dari siksa kubur.

11. Paling minimal adalah membaca 11 ayat dari surat Al Baqoroh

doa untuk orang sakit

Yaitu 5 ayat pertama, kemudian 255-257, dan 3 ayat terakhir 284-286. Jadi, jumlahnya 11 ayat. Lebih bagus jika digabung dengan membaca surat Tabarok.

12. Surat Al Qolam no 68 ayat 51

doa untuk orang sakit

Wa iyyakaadul ladziina kafaruu layuzliquunaka bi ab shoorihim lammaa sami’udz-dzikro wa yaquuluuna innahuu lamajnuuun.

Artinya: Dan sungguh orang-orang kafir itu hampir benar-benar menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al Quran mereka berkata, “Sesungguhnya Muhammad benar-benar orang yang gila.

Utamakan baca terjemahann dan artinya. Tujuannya supaya paham dan mengerti artinya.

13. Surat At Taubah (9) 14-15

doa untuk orang sakit

Qootiluuhum yu ‘adz dzibhumullohu bi aidiikum wa yukhzihim wa yann shur kum ‘alaihim wa yasyfi shuduuro qowmim mu’miniiin.

Wa yudzhib ghoidzo quluubihim, wa tauubullohu ‘alaa may yasyaaa’, wallohu ‘aliimun hakiiim.

Dari semua ayat tersebut, tidak usah dibaca setiap hari jika takut anda malas. Tapi usahakan lah rajin membacanya minimal sekali dalam seminggu. Jangan sampai tidak membacanya. Baca ayatnya juga seutuhnya, jangan dipotong-potong.

Baca juga: Doa Nabi Sulaiman dan Keutamaannya

Doa untuk Orang Sakit Khalid Basalamah

doa untuk orang sakit

Dalam sebuah hadits, Rosululloh shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “siapa yang sedang sakit maka sebaiknya ia pegang tempat sakitnya sambil membaca bismillahi a’uudzu billahi min syarri maa ajidu wa uhaadziru sebanyak 7 kali.

Lafadz itu artinya “dengan menyebut nama Alloh, aku berlindung kepada Alloh dari keburukan yang sekarang aku rasakan dan aku berhati-hati”.

Lafadz dan pengamalan do’a di atas dapat berubah. Lafadz di atas diucapkan ketika diri pribadi yang sakit dan diucapkan sebanyak 7 kali sambil memegang tubuh yang sakit.

Adapun jika do’a ini dibacakan pada orang lain supaya sembuh, lafadznya dapat berubah. Jika do’a ini kita ucapkan kepada orang sakit laki-laki, maka lafadznya menjadi:

Bismillahi a’uudzu billaahi min syarri maa wajada wa hadzoro

Mendo’akan Perempuan yang Sedang Sakit

Memegang bagian tubuh perempuan yang sedang sakit. Jika bukan mahram, maka diminta untuk memegang sendiri. Kemudian ucapkan do’a untuk orang sakit perempuan sebanyak 7 kali dengan lafadz berikut.

Bismillahi a’uudzu billaahi min syarri maa wajadat wa hadzorot

Doa untuk Orang Sakit | Buya Yahya

Buya Yahya adalah seorang pengasuh di LPD Al Bahjah Cirebon. Beliau menyampaikan kultum Ramadhan dengan tema do’a kesembuhan dan ruqyah. Berikut penjelasannya tentang do’a dan ruqyah untuk orang sakit.

Sebuah haditsa yang diriwayatkan oleh Imam Al Bukhari dan Muslim mengisahkan ketika rombongan Nabi Shallallohu ‘alaihi wa sallam hendak memasuki sebuah perkampungan di Arab.

Akan tetapi, rombongan tersebut tidak diperbolehkan masuk ke area kampung.

Tidak berselang lama, ketua suku perkampungan tersebut jatuh sakit. Kemudian datanglah seorang utusan dari kampung tersebut mendatangi rombongan Rasululloh shallallohu ‘alaihi wa sallam.

Rombongan nabi bertanya “ada apa?”

“Ketua suku kami sakit, barangkali di anatara kalian ada yang bisa menyembuhkannya” jawab utusan tersebut.

Salah seorang sahabat menjawab “kami akan membantu mengobati asalakan ada jaminan untuk kami berupa makanan, dan memperkenankan kami untuk masuk.”

Sahabat Nabi tersebut kemudian masuk setelah persyaratan disetujui oleh utusan kampung itu.

Ketika masuk kampung dan dipertemukan dengan kepala suku mereka, sahabat abi tersebut membacakan surat Al-Fatihah. Setelah itu, kepala suku mereka pun sembuh.

Karena senang dengan kesembuhannya, kemudian disiapkan untuk rombongan Nabi masakan. Sahabat yang membaca Al Fatihah tersebut kemudian di suruh untuk memanggil seluruh rombongan yang menunggu di luar kampung.

Sepulangnya dari perkampungan itu, sahabat Nabi ada yang mempertanyakan tentang penggunaan Al Fatihah untuk orang sakit ini.

Setelah ditanyakan, Nabi menjawab “apakah kamu tidak tahu, itulah ruqyah.”

Artikel bermanfaat: Bacaan Surat Yasin Latin, Arab, dan Terjemahan

Ada hadits lain dari Imam Muslim, suatu saat Nabi sedang duduk tiba-tiba pintu langit terbuka. Kemudian malaikat turun dan mengatakan “Ya Muhammad, bergembiralah dengan 2 nur (cahaya). Tidak ada sebelummu Nabi yang mendapatkannya. Yaitu surat Al Fatihah dan penghujung surat Al Baqoroh.”

Penghujung Al Baqoroh ini ada yang berpendapat 2 ayat terakhir. Ada juga yang mengatakan dimulai dai  “kullun aamana billah” sampai akhir surat.

Ruqyah untuk orang sakit ini sangat sederhana. Cukup dengan membaca ayat Al QUran, surat Al Fatihah. Semoga dengan ayat yang dibacakan Alloh memperkenankan kesembuhan pada orang yang kita do’akan.

Ayat Ruqyah untuk Orang Sakit Parah

Ayat ruqyah berikut ini dapat dibacakan pada orang yang sakit biasa hingga sakit keras. Tujuannya supaya lekas sembuh.

Bagi yang sakit keras, ruqyah ini bertujuan supaya mempermudah sakaratul maut. Selain itu juga supaya tidak terasa sakit saat sakaratul maut dan terhindar dari gangguan syetan dan jin ketika nyawa hendak dicabut dari jasad.

Ayat ruqyah yang digunakan adalah sebagai berikut:

1. Surat Al Fatihah

1. Bismillaahir Rohmaanir Rohiim 2. Alhamdulillaahi Robbil ‘aalamiiin 3. Ar-Rohmaanir Rohiiim 4. Maaliki yawmid diiin 5. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iiin 6. Ihdinash shirootol mustaqiiim 7. Shirootol ladziina an’amta ‘alaihim, ghoiril maghdhuubi ‘alaihim walaaadh-dhoooool liiin

2. Surat Al Baqarah Ayat 1-5

1. Alif Laaaam Miiiiim 2. Dzaalikal kitaabu laa royba fiih, hudal lil muttaqiiin 3. Al-ladziina yu’minuuna bil ghoybi wa yuqiimuunash-sholaata wa mim-maa rozaqnaahum yunn fiquuun 4. Wal-ladziina yu’minuuna bi maaaaa unn zila ilayka wa maaaaa un’n zila min’n qoblika wa bil aakhiroti hum yuu qinuuuuun 5. Ulaaaaa ika ‘alaa hudam mir-robbihim wa ulaaaaa ika humul muflihuuuuun

3. Al-Baqoroh Ayat 255/Ayat Kursi

Allohu laaa ilaa ha illaa huwal hayyul qoyyuum. Laa ta’khudzuhuu sinatuw wa laa nauum. Lahuu maa fis-samaawaati wa maa fil ardh. Mann dzal-ladzii yasy fa’u ‘indahuuu illaa bi idznih. Ya’lamu maa bayna aydiihim wa maa kholfahum. Wa laa yuhii tuuna bisyai im min ‘ilmihii illaa bimaa syaaa’. Wasi’a kursiyyuhus-samaawaati wal ardh. Wa laa ya uuduhuu hifdzuhumaa wa huwal ‘aliyyul ‘adziiiim.

4. Surat Al-Baqoroh Ayat 285-286 / Terakhir

285. Aamanar-Rosuulu bimaaa unn zila ilayhi mir-Robbihii wal mu’minuuun, kullun aamana billahi wa malaaa ikatihii wa kutubihii wa rusulih, laa nufarriqu bayna ahadim mir-Rusulih, wa qoo luu sami’naa wa atho’naa ghufroonaka Robbanaa wa ilaykal mashiiir

286. Laa yukallifullohu nafsan illaa wus áhaa, lahaa ma kasabat wa ‘alayhaa maktasabat, Robbanaa laa tu aakhidznaa in nasiinaaa aw akhto’naa. Robbanaa wa laa tahmil ‘alaynaaa ishronn kamaa hamaltahuu ‘alal-ladziina minn qoblinaa. Robbanaa wa laa tuham-milnaa maa laa thooqota lanaa bih. Wa’fu ‘annaa waghfir lanaa, warhamnaa, ann ta mawlaa naa fann shurnaa ‘alal qowmil kaafiriiin

5. Membaca Surat Al Kahfi

Surat Al Kahfi berada pada urutan ke-18 dalam Al Qur’an. Surat yang mengisahkan tentang para ashabul kahfi, kisah Nabi Isa, dan kisah Nabi Hidir. Jumlah ayatnya ada 110. Surat ini dapat dibaca untuk melakukan ruqyah bagi orang sakit.

Jika kalian ingin mengakses Al Quran surta Al Kahfi secara online dapat mengakses situs theonlyquran.com. Tulisan Qurannya dalam format bahasa Arab dengan tulisan yang mudah dibaca.

6. Surat Al Mulk Doa untuk Orang Sakit

Surat Al Mulk atau Tabarok ini dapat dijadikan washilah untuk kesembuhan. Surat Al Mulk ada di urutan ke 67 dan memiliki jumlah ayat sebanyak 30.

Jika kalian ingin membaca surat Al Mulk secara online, silahkan kunjungi link ini. Al Quran yang bisa di akses secara online dapat memudahkan kalian dalam beribadah.

7. Baca Surat Al Ikhlas

1. Qul huwallohu ahad. 2. Allohush-shomad. 3. Lam yalid wa lam yuulad. 4. Wa lam yakul lahuu kufuwan ahad

8. Surat Al Falaq

1. Qul a ‘uudzu bi robbil falaq. 2. Minn syarri maa kholaq. 3. Wa minn syarri ghoo siqin idzaa waqob. 4. Wa minn syarri naffaa saati fil ‘uqod. 5. Wa minn syarri haasidin idzaa hasad.

9. Surat An-Naas

1. Qul a’uudzu bi robbin-Naas. 2. Malikin-Naas. 3. Ilaahin-Naas. 4. Minn syarril waswaasil khon-Naas. 5. Al-ladzii yuwaswisu fii shuduurin-Naas. 6. Minal jinnati wan-Naas

Hadits Doa untuk Orang Sakit

Ada sebuah hadits yang isinya: Rosulullah bertanya kepada para sahabat “dimana Ali bin Abi Tholib?” kemudian sahabat menjawab “kedua matanya sakit wahai Rasullulloh” kemudian Nabi bersabda “bawa Ali ke sini.

Ketika sudah datang, Rosululloh shallalohu ‘alaihi wa sallam usap matanya dan mendo’akan Ali ketika itu. Maka Ali sembuh seakan-akan sakitnya tidak meniggalkan bekas.

Allohumma robba naasi adzhibil ba’sa isyfi antasy syaafiii laa syifaa an illaa syi faa uka syifaa an laa yughoodiru tsaqoman.

Artinya: ya Alloh Rob manusia hilangkanlah kesusahan, sembuhkanlah, Engkaulah yang Maha penyembuh. Tidak ada kesembuhan kecuali datang dari-Mu. Mudah-mudahan ini menjadi kesembuhan yang tidak meninggalkan bekas.” Hadits riwatat Al Bukhari 535 dan Muslim 2.191.

Sponsored Content: Jasa Cetak Yasin

Terapi Qur’an Memohon Kesembuhan

Bacaan terapi Quran menggunakan ayat-ayat kalamulloh yang dijadikan wazhifah oleh para ulama. Cara menggunakan terapi Qur’an sebagai syifa’ atau penyembuh adalah:

  1. Bisa dibaca langsung
  2. Setiap selesai membaca, tiupkan ke dalam air
  3. Setelah itu, tiupkan juga kepada dua telapak tangan
  4. Usapkan kedua telapak tangan ke anggota tubuh yang terasa sakit

Berikut ini kumpulan ayat Al Qurán yang bisa jadi perantara kesembuhan dan dijadikan sebagai terapi Qur’an.

1. Surat Yunus (10) Ayat 57

Yaa ayyuhan naasu qod jaa atkum-maw ‘idzotum-mir-Robbikum wa syifaaa ul-limaa fish-shuduuri wa hudaw-wa rohmatul lilmu’miniiin.

Artinya: wahai sekalian manusia, sungguh telah datang kepada-Mu pelajaran dari Robb-Mu dan obat/penyembuh terhadap apa yang ada di dada kalian dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. Qura Surat Yunus ayat 57

2. Surat Fush-Shilat (41) Ayat 44

Wa lau ja’alnaahu quraanan a’jamiyyal-laqooluu lau laa fush-shilat aayaatuh. A a’jamiyyuw wa-‘arobiyy. Qul huwa lil-ladziina aa manuu hudaw wasyifaaa u. Wal-ladziina laa yu’minuuna fii aadzaanihim waqruw wa huwa ‘alaihim ‘amaa. U laa ika yunaa dauna mim-makaanimm ba’iid.

Dan jika saja (seandainya) Kami jadikan Al Quran itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentu mereka akan mengatakan: “Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?” Apakah (patut Al Quran) diturunkan dalam bahasa asing sedangkan Rasul adalah orang arab? Katakanlah: “Al Quran bagi orang beriman adalah petunjuk dan penawar.

Dan orang-orang yang tidak beriman, ada sumbatann di telinga mereka, dania (Al Quran) adalah kegelapan bagi mereka. Mereka itu seakan-akan dipanggil dari tempat yang jauh. Quran surat Fush-Shilat ayat 44.

3. Surat Al Isra'(17) Ayat 82

Wa nunazzilu minal qur aani maa huwa syifaa uw-wa rohmatul-lilmu’miniiin, wa laa yaziidudz-dzoolimiina illaa khosaaroo

Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang jadi penawar dan rahmat untuk orang-orang beriman dan tidaklah menambah (Al Quran itu) tidaklah menambah bagi orang-orang beriman melainkan kerugian. Quran surat Al-Isra’ ayat 82.

4. Surat Al Hashr (59) Ayat 21

Lau angzalnaa haa dzal qur aana ‘alaa jabalil laro aitahuu khoosyosyiam mutashod diám mim khosyatillaah. Wa tilkal amtsaalu nadhribuhaa linnaasi la’allahum yatafakkaruuun.

Jika sekiranya Kami menurunkan Al Quran ini kepada gunung, pastilah kamu melihatnya tunduk (hancur) terpecah belah karena ketakutannya kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir. Quran surat Al Hashr 21.

5. Surat Al A’rof (7) Ayat 54

Inna robbakumullohul ladzii kholaqos samaa waati wal ardho fii sittati ayyaaming tsummas tawaa ‘alal ‘arsyi yughsyil laila sittati ayyaaming tsummas tawaa ‘alal ‘arsyi yughsyil lailan nahaaro yathlubuhu hatsiitsaw wasy syamsa wal qomaro wan nujuuma musakh khorootimm bi amrih, alaa lahul kholqu wal amr, tabaarokallohu robbul ‘aalamiiin

Sesungguhnya Tuhanmu adalah Alloh yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘arsy. Dia mentup malam terhadap siang yang mengikuti dengan cepat, dan Dia juga menciptakan juga matahari, bulan dan bintang-bintang. Masing-masing tunduk terhadap perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah, Tuhan semesta alam. Quran surat Al-A’rof ayat 54.

6. Surat Al A’rof (7) Ayat 55

Ud ‘uu robbakum tadorru ‘aw wa khufyah. Innahu laa yuhibbul mu’tadiin.

Berdo’alah kalian kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara lembut. Sesungguhnya Dia (Allah) tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Quran surat AL-A’rof ayat 55.

7. Surat Al A’rof (7) Ayat 56

Wa laa tufsiduu fil ardhi ba’da ish laa hi haa wad’uuhu khowfaw wa thoma ‘aa, inna rohmatallohi qoriibum minal muhsiniiin

Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, setelah (Alloh) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang  berbuat baik. Quran surat Al- A’rof ayat 56.

Doa Nabi Sulaiman Supaya Kamu Cepat Kaya dan Sukses

Doa Nabi Sulaiman – Banyak dari kalian mungkin belum mengetahui bahwa Nabi Sulaiman ‘alaihis salam adalah anak dari Nadi Daud ‘alaihis salam.

Nabi Sulaiman adalah seorang anak raja (Nabi Daud) yang memiliki kecerdasan sejak usia muda. Kisah Nabi Sulaiman ‘alaihis salam diabadikan dalam Al Quran dan Hadits.

Di perjalanan hidupnya, Nabi Sulaiman mengalami berbagai kejadian yang sangat berkesan dan sering dibahas oleh para ustadz atau da’i. Contohnya adalah kisah Nabi Sulaiman dan burung hudhud, ratu Balqis, semut, dan kisah kematiannya.

Doa Nabi Sulaiman

doa nabi sulaiman
doa nabi sulaiman –pinterest.com– doa nabi sulaiman

Dalam berbagai kisah tersebut, salah satu yang diabadikan dalam Al Quran adalah do’a yang dipanjatkan Nabi Sulaiman. Berikut ini kumpulan do’a yang pernah dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman dalam kehidupannya.

“Robbigh firlii wa hab lii mulkal laa yamm baghii li ahadim mimm ba’dii, innaka anntal wahhaab” Q.S Shod ayat 35.

Artinya: “wahai Tuhanku, ampunilah diriku dan anugerahkan padaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorangpun sepeninggalku, sesunggunya Engkau (Alloh) Maha Pemberi.”

Cara cepat kaya: Berdo’a untuk Kedua Orang Tua

Suat An-Naml Ayat 15

doa nabi sulaiman latin
http://quranforandroid.com

Alhamdulillahil ladzii fadh dholanaa ‘alaa katsiirim min ‘ibaadihil mu’miniin

 

Artinya: “Segala puji bagi Alloh, yang telah lebihkan bagi kami di atas hamba-hamba-Nya yang beriman.” Quran Surat An-Naml, ayat 15.

Doa Nabi Sulaiman Surat An Naml Ayat 19

doa kaya nabi Sulaiman
doa nabi sulaiman -https://id.pinterest.com/- doa nabi sulaiman

“Robbi awzi’nii an asykuro ni’matakal latiii an’amta ‘alayya wa ‘alaa waalidayya wa an a’mala shoolihann tardhoohu wa adkhilnii bi rohmatika fii ‘ibaadikash shoolihiiin.” Quran Surat An-Naml ayat 19.

Artinya: “wahai Tuhanku, berikanlah kepadaku ilham untuk senantiasa bersyukur terhadap nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan padaku dan pada kedua orang tuaku dan untuk mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridhoi, dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang sholeh.” Quran Surat An-Naml ayat 19.

Materi Dakwah Ustadz Yusuf Mansur Tentang Doa Nabi Sulaiman

doa nabi daud dan sulaiman
doa nabi Sulaiman -merdeka.com- doa Nabi Sulaiman

Ustad Yusuf Mansur, pengurus pesantren Daarul Quran pernah di undang untuk mengisi pengajian pada acara haflatul imtihan ke-85 Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo. Pada acara tersebut, beliau membawakan sebuah materi yang diberi tema “Spirit Sulaiman”.

Berikut ini inti dari materi dakwah yang disampaikan oleh Ustadz Yusuf mansur.

Nabi Sulaiman adalah seorang anak raja dan nabi. Yaitu anak dari raja sekaligus nabi bernama Daud ‘alaihis salam. Ketika nabi Daud meninggal, beliau mewarisi tahta. Setelah mempunyai kuasa dan bertahta menjadi raja, Alloh cabut beberipa nikmat yang dirasakan Nabi Sulaiman.

Contohnya adalah kekuasaan, harta, dan juga kesehatannya. Begitu nikmat tersebut diambil dan beliau ada di bawah, Nabi Sulaiman memanjatkan doa kepada Alloh subhanahu wa ta’ala.

Nabi Sulaiman memanjatkan do’a. Ya Alloh, aku tidak meminta kerajaanku kembali. Tapi Nabi Sulaiman meminta yang lebih besar dari kerajaan yang pernah ia miliki dan tidak akan pernah dimiliki oleh siapapun sepeninggalku.

Doa Nabi Sulaiman Berbeda dari Do’a Kita Pada Umumnya

dalil shalat istikharah
doa Nabi Sulaiman -squarespace.com- doa Nabi Sulaiman

Doá yang dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman ketika beliau jatuh terpuruk dari kekuasaan yang pernah ia miliki, beliau memanjatkan doá yang luar biasa.

Biasanya, jika ada seseorang yang memiliki usaha. Berkembang membuka cabang dimana-mana kemudian bangkrut. Palingan doánya ya Alloh, kasih saya modal biar saya bisa dagang lagi.

Contoh lain, ketika kita punya hutang. Doanya bagaimana? Ya Alloh, gak papa deh gak punya apa-apa yang penting lunas hutangnya. Jelek amat doánya. Begitu beliau sampaikan.

Ada contoh lain. Seorang pegawai, berkarir. Pertama kerja dia jadi OB. Karirnya naik, naik, dan naik. Bisa menjadi GM, direktur, hingga dirut. Tiba-tiba karirnya hancur, jatuh.

Doanya apa? Ya Alloh, jangan sampai saya gak punya kerjaan lagi. Apa kek dah, OB lagi OB lagi deh, gak papa. Berdo’a jangan seperti itu.

Kita harus belajar dari do’a yang diapanjatkan oleh Nabi Sulaiman ketika belau berada dalam keadaan yang terpuruk. Nabi Sulaiman tidak meminta Alloh mengembalikan kerajaanya. Dia meminta yang lebih gede dari pada itu.

Apa kata Nabi Sulaiman? “Qoola Robbighfir lii wa hablii mulkaa, laa yamm baghii li ahadiim mimm ba’dii, innaka anntal wahhaab.

Ya Robb, aku Sulaiman tidak meminta kerajaanku kembali. Tapi berikan kerajaanku yang lebih gede. Kerajaan yang lebih besar dan tidak akan dimiliki oleh siapapun sepeninggalku. Begitulah ketika Nabi Sulaiman berdo’a.

Mencontoh Doa Nabi Sulaiman

doa untuk ayah ibu
doa nabi Sulaiman -kisahmuslim.com- doa nabi Sulaiman

Jadi kalau saudara-saudara meminta: “Ya Alloh, pengen npergi haji” maka itu bukan do’a Nabi Sulaiman.

Ya Alloh saya pengen pergi umroh aja sekali. Itu bukan do’a Nabi Sulaiman namanya.

Ustadz Yusuf mansur menjelaskan bahwa beliau sejak dari kecil, sejak harta yang beliau miliki  masih sedikit (tidak seperti sekarang). Beliau mempelajari Al Quran.

Ada sebuah kisah, asli ini. Tes mimpi kalian, kita ambil contoh. Ada di sebuah komplek persewaan atau apa namanya lah. Orang ini pengen punya

Dia ketok rumah tetangga. Tok tok tok, assalamu’alaikum. Eh, mas. Kata yang tinggal di kontrakan itu.

“Ada apa mas?”

“Gini mas, saya ngasih tahu, bulan ini gak usah bayar kontrakan.”

“Loh, maksudnya gimana?”

“Saya yang bayarin”

“Loh, kamu yang bayarin?”

“Lho iya. Saya yang bayarin insya Alloh.”

“Bukannya kamu justru 3 bulan belum bayar kontrakan.” Kata tetangganya.

“Lho, itu kan kemaren. Insya Alloh bulan ini saya mau bangunn malem, saya mau minta sama Alloh. Saya mau sholat dhuha. Kata pak ustadz, insya Alloh do’a saya dikabul. Kalau do’a saya dikabul, eman-eman saya do’a cuma bisa bayar kontrakan saya. jadi saya berdo’a sam Alloh supaya bisa bayar kontrakan kanan dan kiri saya. Sekalian juga saya berdo’a supaya saya bisa beli kontrakan ini dan ngasih kontrakan ini sama mas.” Sahut orang tadi.

“Oh. udah gila kamu, ya. Ya udah, bagus itu. Ada lagi?”

“Gak ada. Assalamu’alaikum”

“Wa’alaikum salam.”

Ketok lagi pintu kontrakan sebelahnya.

Tok tok. “Assalamu’alaikum.”

“Udah denger. Gua doain lo berhasil.”

Maklum kontrakan kecil. Sembilan ruko ngomongin, sembilan kontrakan ngomongin. Apa kata mereka semua? “Alah. Ngemeng aja. Ngomong doang.”

Alhamdulillah. Ternyata, dia tetep gak bisa bayar sampai bulan ke-lima. Kemudian dia di usir dari kontrakan itu. 18 keluarga nganter dia sampe ke pinggir jalan.

“Mas, di tempat baru nanti jangna lupa kabari saya, ya.”

“Iya, insya Alloh.”

Tetangga yang lainnya bilang “gak jadi dong, bayarin kontrakan kita.”

“Hehe, do’ain aja. Pokoknya nanti saya balik lagi ke sini.”

Artikel malam jum’at: Bacaan Surat Yasin

Terkabulnya Spirit Nabi Sulaiman dalam Kehidupan Masa Kini

spirit Sulaiman
doa Nabi Sulaiman -wsroom.com- doa Nabi Sulaiman

Lima tahun berlalu, pemilik kontrakan ngabarin sama yang ngontrak di situ. Kabarnya adalah bahwa kontrakan itu akan jatuh ke tangan pemilik baru.

Semua penghuni kontrakan itu tidak akan mengingat. Bahwa yang akan membeli semua kontrakan tersebut adalah orang yang pernah mendatangi pelnghuni kontarakan tersebut dan bilang “tidak usah bayar.”

Semua penghuni kontrakan bingung. Kalau kontrakan yang mereka huni sekarang ini dijual, mereka mau tinggal di mana? karena mereka belum tahu siapa yang beli kontrakan itu.

Pemilik kontrakan lama bilang “ya kalian obrolin aja sama yang mau beli kontrakan.” Jam 4 sore, si pembeli kontrakan datang.

Masuk ke parkiran kontrakan itu mobil mewah, alphard. Seua yang tinggal di kontrakan itu nungui, ngeliatin. Dalam hati pikiran mereka nanya “ini pemilik kontrakan yang baru ini baik apa jahat. Bakal naikin harga kontrakan atau malah ngusir kita dari kontrakan ini, ya.”

Begitu sampe ke kontrakan, disambut sama pemilik kontrakan. Pemilik lama dan pemilik baru kontrakan itu bertemu. Begitu orangnya keluar mobil, jelas keliatan kalau yang dateng itu adalah anak muda yang 5 taun lalu ngontrak di sana jadi tetangga mereka.

“Eh, ternyata kamu. Jadi supir siapa?” kata mereka. Padahal, dia yang beli kontrakan itu. Inilah salah satu do’a yang seperti Nabi Sulaiman yang dikabulkan Alloh subhanahu wa ta’ala.

“Lah, ini nih yang beli kontrakan saya” kata pemilik kontrakan itu.

Warga kontrakan itu kaget semuanya. Subhanalloh.

Makanya, kalau minta rumah do’anya jangan cuma minta rumah. Ya Alloh, kasih saya perumahan. Minta kok cuma rumah, biar kecil gak papa katanya yang penting kebeli.

Jangan gitu kalau berdoa’. Ya Alloh, kasih saya 7 perumahan. Setiap perumahan ada 1.000 unit rumah. Itulah do’a yang diajarkan oleh Nabi Sulaiman.

Santri Harus Memiliki Spirit Nabi Sulaiman

Nabi Sulaiman
doa nabi Sulaiman -klimg.com- doa nabi Sulaiman

Oleh karena itu, kedepannya mimpi santri do’a santri ini harus tinggi. Jangan do’a kamu mau mau kuliah dimana, tapi berdo’alah kamu mau jadi rektor dimana.

Jangan lagi kalian membericarak tempat kerja kalian dimana. tapi bicarakanlah tanamkanlah kamu nanti mau perusahaan apa. Segede apa perusahaan yang kamu pengen punya.

Target, saya pengen punya perusahaan dengan 3.000 karyawan. Saya pengen punya perusahaan farmasi yang punya apotik di seluruh Indonesia. Saya pengen punya rumah sakit di 8 kota besar di dunia. Saya pengen punya pesantren di seluruh wilayah di Indonesia. Mimpi yang tinggi.

Jangan samapai ketika ditanya apa cita-cita kamu? dijawab “satpam, pak.” Jadi satpam itu gak salah, kalau itu adalah proses menuju impian yang ingin kamu gapai.

Sekarang jadi satpam, tapi kamu punya cita-cita menjadi pengusaha, bagus. Tapi kalau jadi satpam itu merupakan capaian akhir, gak punya mimpi lagi selain itu. Maka itu salah.

Kisah Sukses Seorang Satpam

cara sholat istikharah
bgfons.com

Ada kisah lain. Seorang murid yang setiap sekolah, dibagi raport. Nilai atau rankingnya selalu 3 terendah dari murid yang lain. Niali tersebut ia dapat sejak SD hingga SMA.

Tapi ada yang unik dari anak ini. Dia selalu bilang tentang Jepang, Jepang, dan Jepang. Itu aja yang dia ucap. Sampe teman-temannya nanya. “Emang ada apa,sih di Jepang?.”

Anak itu waktu tahun itu 1992 jawab gini “ada Doraemon” karena memang zamannya waktu itu. Tapi ternyata kejadian setelah dia lulus, dia kerja jadi satpam di perusahaan milik orang Jepang. Sesuai dengan apa yang dia pikirkan dulu.

Oleh karena itu, impian itu memang harus yang tidak realistis. Karena yang namanya realistis itu rencana, bukan impian. Makanya saya gak percaya sama motivator yang bilang bahwa impian itu tetap harus yang realistis. Saya ga percaya, ujar Ustadz Yusuf Mansur.

Kalau ada anak kecil yang bilang saya mau bisa terbang, apakah kemudian anak itu bisa mempunyai sayap untuk terbang? Itulah analogi tentang mimpi yang dianggap salah oleh Ustadz Yusuf Mansur. Mimpi itu unlimited.

Puluhan tahun lalu, ada nak SMP miskin naik ke atas sebuah bukit. Dari atas bukit itu dia lihat kesekitar bukit dan bilang saya pengen bikin 1000 rumah buat orang miskin dan anak yatim.

Waktu itu anak SMP yang ngomong siapa yang percaya. Tapi tahukah anda kalau anak itu sekarang menjadi seorang Ahmad Heryawan gubernur jawa Barat, Ia wujudkan mimpinya waktu SMP itu sekarang.

Makanya, kalau bapak polisi bimas punya anak misalnya 5. Kalau manggil anak dari sekarang jadiin do’a. Anak pertama kalau dipanggil bilang “hei kapolda Jatim, sini. Anak kedua, hei kapolda Jabar sini. Hei Kapolda DKI sini. Panglima TNI sini, menteri sini.” Ingat, ucapan itu do’a.

Kisah Sukses Pemanjat Pohon Kelapa

Ada kisah menarik lain yang Ustadz Yusuf Mansur ceritaka. Yaitu tentang kisah seorang pemanjat pohon kelapa yang punya mimpi untuk ke Eropa.

Orang yang kerjanya manjat kelapa itu bertemu dengan Ustadz Yusuf Mansur sambil membawa uang sejumlah 100 juta. Belaiu heran, kok bisa. Orang yang mungkin dulu rata-rata pendapatannya cuma 20 ribu. Sekarang bisa bawa uang sebanyak itu.

Ternyata, orang tersebut berhasil dapet orderan ngirim batok kelapa ke Eropa. Untungnya dia dapet sekitar 100 juta. Dia ngirim batok kelapa ke Polandia. Keyakinannya tentang Eropa membuat Alloh memberikan orang tersebut jalan dari yang tak terduga.

Optimis Terhadap Mimpi yang Ingin Digapai

Oleh karena itu, Ustadz Yusuf Mansur menekankan pada semua santri khususnya untuk membuat rencana. Buat rencana sama teman kelompok, angkatan. Nanti tahun 2027 kita kumpul lagi, reuni.

Kalian harus punya target. 2027 nanti kita ketemu di depan kakbah. Temen yang lain harus punya juga impian nanti ketemunya di hotel saya di Mekkah. Nanti maen ke hotel saya di Madinah. Sekalian punya impian jadi mantunya Raja Salman.

Itu semua mungkin. Menteri haji Arab Saudi sekarang aja orang Indonesia, orang Banten. Muadzin Mekkah yang meninggal 2017 kemarin itu orang Indonesia.

Perusahaan percetakan Terbaru: CETAKYASIN.ORG

Beliau menganalogikan do’a dengan kehidupan kita di dunia. Kalau kita bertemu dengan walikota atau bupati, pejabat intinya. Terus ditanya kamu mau apa? Masa jawabnya gak minta apa-apa. Ya eman, sayang, dong. Kesempatan jarang.

Melanjutkan kisah satpam yang kerja di perusahaan tadi, yang punya impian ke Jepang. Perusahaan tempat dia kerja yang lokasinya di Cikarang bangkrut.

Kebanyakan karyawannya kehilangan pekerjaan. Tapi, si satpam tadi terpilih di anatara pegawai yang dibawa bosnya ke Jepang untuk bekerja di perusahaann mereka yang di sana. Mimpinya ke Jepang itu beneran jadi kenyataan.

Jadi inget, kalau punya mimpi itu harus yang tinggi. Mau apa kamu? Jawab, saya mau punya spa syariah di 10 kota besar dunia. Bayangkan ada spa yang sesuai syariat Islam di London, Muenchen, Paris.

Mengubah Mindset dalam Berdo’a

Oleh karena itu, mulai hari ini ubahlah cara kita dalam berdo’a. Kalau kita sakit, jangan cuma minta kesembuhan. Berdo’alah “ya Alloh, sembuhkanlah saya dan berilah saya rumah sakit.” Itulah pesan dari Ustadz Yusuf Mansur untuk berdo’a dengan cara yang dicontohkan Nabi Sulaiman ‘alaihis salam.

Jika kita bisa mengimpikannya, maka kita bisa melakukannya dan pasti bisa mewujudkannya.

Doa untuk Orang Tua |Baca Semuanya Jika Kamu Mencintai Mereka

Doa untuk orang tua adalah salah satu amalan seorang anak soleh yang mesti dilakukan setiap saat. Bagi seorang muslim, kita mungkin sering mendoakan kedua orang tua sesudah melaksanakan shalat 5 waktu.

Berbakti kepada orang tua tentu tidak akan bisa menggantikan jasa mereka. Oleh karena itu, maka kita juga harus sadar untuk mendoakan dan membahagiakan mereka setiap waktu.

Berikut ini beberapa kumpulan doa untuk orang tua yang dapat kalian baca. Selain dalam lafadz arab, ada juga latin dan terjemahannya.

Selain itu, ada juga doa untuk orang tua yang pernah dicontohkan oleh Ustadz Arifin Ilham. Ada juga yang versi doanya panjang. Kalian bisa membacanya kapanpun kalian mau.

Doa untuk Orang Tua

doa buat orang tua
doa untuk orang tua -doaniatsholat.blogspot.com- doa untuk orang tua

Allohummaghfir lii wa li waalidayya warham humaa kamaa Robbayaa nii shoghii roo

Doa untuk Orang Tua yang Sakit Parah

doa untuk orang tua
doa untuk orang tua  -doaniatsholat.blogspot.com- doa untuk orang tua

Allohumma ahyinii maa kaanatil hayaatu khoiro lii wa tawaffanii maa kaanat al wafaatu khoirollii

Doa di atas sebenarnya bukan dibacakan oleh seorang anak untuk orang tuanya yang sakit parah. Akan tetapi, doa tersebut harus dibaca langsung oleh orang yang menderita sakit parah.

Jadi, tugas kalian jka mempunyai orang tua yang sedang sakit parah adalah dengan mengucapkan doa tersebut supaya orang tua mengikutinya.

Peluang Usaha: Jasa Percetakan Yasin

Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal

doa untuk orang tua yang sudah meninggal
doaniatsholat.blogspot.com

Allohummaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkholahu, waghsilhu bil maa i wats-tsalji walbarodi wa naqqihii minal khothoo yaa kamaa yunaqqots-tsawbul abyadhu minad-danas. Wa abdilhu daaron khoiron min daarihii wa ahlan khoiron min ahlihii wa zawjan khoiron min zawjihi, wa adkhilhul jannata wa a ‘idzhu min ‘adzaabil qobri wa fitnatihi wa min ‘adzaabin naar.

Doa untuk Orang Tua dari Ustadz Arifin Ilham

doa untuk ayah ibu
kisahmuslim.com

Ustadz Arifin Ilham adalah salah seorang da’i yang terkenal dengan majlis dzikir Az Zikra. Berikut ini adalah kutipan do’a yang Ustadz Arifin Ilham ajarkan untuk kedua orangtua:

Robbanaa dzolamnaa ann fusanaa wa il lam taghfir lanaa wa tarham naa lanakuunannaa minal khoosiriin. Laa ilaa ha illa anta subhaanaka inni kuntu minaldz dzoolimiin.

Astaghfirullohal ‘adziim, Astaghfirullohal ‘adziim, Astaghfirullohal ‘adziim

Yaa Alloh ya Robbanaa, kami telah mendzolimi diri kami dengan banyak berbuat maksiat. Kami telah menghinakan diri kami dengan banyak berbuat dosa.

Hampir seluruh tubuh ini sudah melakukan dosa Ya Alloh. Mulut dari banyak dusta, ghibah, fitnah, sumpah serapah, kasar, kotor, sombong, gampang marah.

Mata melihat aurat yang bukan hak kami. Telinga mendengar apa yang seharusnya tidak kami dengar ya Alloh.

Ya Alloh, limpahkanlah rahmat-Mu kepada kedua orangtuaku ya Alloh. Berkahilah sisa umur yang Engkau berikan kepada mereka dengan kesehatan yang ‘aafiat.

Naungilah mereka dalam keridhoan-Mu ya Alloh. Janganlah Engkau siksa kedua orangtua kami ya Alloh. Bahagiakanlah mereka di dunia dan di akhirat.

Ya Alloh ya Robbanaa. Kumpulkan kelak kami bersama kedua orang tua kami di surga-Mu ya Alloh. Bersama keluarga, anak, cucu keturunan kami.

Kumpulkan juga kami bersama guru-guru kami, sahabat-sahabat kami, serta seluruh kaum muslimin dan muslimat.

Robbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzur riyyatinaa kurrota a’yuniw wa ja’ alnaa lil muttaqiina imaamaa.

Allohumma innaa nas aluka ridhoka wal jannah. Wa na’ uudzubika min sakhotika wan naar.

Allohumma inaaka ‘afuwwun kariim tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annaa yaa kariim.

Robbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhiroti hasanah wa qinaa ‘ adzaa ban-naar.

Doa untuk Orang Tua dari Al Quran

doa kepada orang tua
doa untuk orang tua –youtube.com– doa untuk orang tua

Selain doa untu orang tua di atas, ada juga beberapa doa yang bisa kalian panjatkan yang di ambil dari Al Quran. Biasanya, doa pada Al Quran ini mengandung pokok atau inti yang sangat to the point.

Oleh karena itu, dalam penggunaanya harus diawali dengan kaidah yang baik dalam berdoa kepada Alloh. Berikut ini adalah contoh urutan dalm berdoa yang baik supaya dapat menghayati dan dapat terkabulnya doa kita kepada orang tua.

  1. Awali dengan memuji Alloh
  2. Sholawat kepada Rosululloh
  3. Meminta ampunan kepada Alloh
  4. Sampaikan kesusahan dan perbuatan mulia yang telah orang tua lakukan
  5. Panjatkan doa kita kepada orang tua
  6. Doa penutup

Itu hanya contoh urutan dalam berdoa, jika kalian punya kebiasaan dalam berdoa yang sudah enak dipraktekkan, lanjutkan. Itu hanya contoh saja. Berikut adalah kumpulann doa untuk orang tua yang tercantum dalam Al Quran.

Artikel: Kapan Sebenarnya Waktu Sholat Dhuha?

Doa dari Surat Al Isra’ Ayat 24

Al Quran sebagai salah satu pedoman utama ummat Islam mengutip beberapa doa untuk orang tua. Contohnya terdapat dalam Surat AI-Isra’ ayat ke-24. “Robbirham humaa kamaa robbayaanii shoghiiroo.”

Ayat tersebut mengandung arti: “Ya Tuhanku, kasihilah kedua orangtuaku sebagaimana mereka telah mendidik (mengasihi) diriku ketika aku masih kecil.” Q.S Al-Isra’ :24.

Surat Ibrahim Ayat 41

Ayat yang mengandung doa dalam surat Ibrahim tersebut berbunyi: “Robbanaghfirlii wa li waalidayya wa lil mu’miniina yawma yaquumul hisaab.”

Arti dari potongan ayat tersebut adalah: “Wahai Tuhan kami, ampunulah diriku dan kedua orang tuaku serta seluruh orang-orang beriman pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” Quran Surat Ibrahim ayat 41.

Quran Surat Nuh Ayat 28

Pada surat Nuh ayat ke 28 yang jika ditulis latin isinya: “Robbighfirlii wa li waalidayya wa liman dakhola baitiya mu’minaw wa lil mu’miniina wal mu’minaati wa laa tazididz dzoolimiina illaa tabaaroo.”

Ayat tersebut mengandung arti: “Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orangtuaku, dan orang yang memasuki rumahku dalam keadaan beriman dari kalangan laki-laki dan beriman dari kalangan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan kepada orang-orang yang zalim melainkan kebinasaan.” Quran Surat Nuh Ayat 28.

Doa untuk Orang Tua Versi Panjang

doa untuk orang tua
doa untuk orang tua -pjmedia.com- doa untuk orang tua

Jika kamu adalah seorang anak yang ingin memberikan doa untuk orang tua yang komplit, berikut ini contohnya. Doa untuk kedua orang tua di bawah ini cukup panjang. Jadi, pastikan kalian book mark halaman ini untuk membacanya setiap saat.

Bismillahirrohmaanirrohiim.

Allohumma sholli ‘aalaa Muhammad ‘abdika wa Rosuulika wa ahli baytihit thohiriin. Wakhshushhum bi afdholi sholawaatika wa rohmatika wa barokaatihi wa salaamika.

Dengan meneyebut nama Alloh yang Mahapengasih, Mahapenyayang.

Ya Alloh, sampaikan shalawat kepada Nabi Muhammah hamba-Mu dan Rasul-Mu dan ahlul baytnya yang suci.

Dan istimewakanlah mereka dengan ramhat-Mu yang paling utama, kasih-Mu, kemuliaan-Mu, dan kedamaian-Mu.

Wakhshushillahumma waalidayya bilkaroomati ladayk.

Wash sholaati minka yaa arhamar roohimiin.

Allohumma sholli ‘alaa Muhammadin wa aalih.

Ya Alloh, istimewakan pula ke-2 orangtuaku dengan kemuliaan di sisi-Mu.

Dan rahmat dari-Mu, wahai yang Mahapengasih dari segala yang mengasihi.

Wa alhimnii ya Alloh, ‘ilma maa yajibu lahumaa ‘alayya ilhaamaa.

Wajma’lii ‘ila dzaalika kullihii tamaaman.

Tsummasta’milnii bimaa tulhimunii minh.

Wa waffiffiqnii li nufuudzi fii maatubash shirunii min ‘ilmihi.

Dan ilhamkanlah kepadaku ilmu tentang kewajibanku kepada orangtuaku.

Kumpulkanlah untukku seluruh ilmu itu secara sempurna.

Kemudian gerakkanlah aku untuk mengamalkan apa yang telah Engkau ilhakan kepadaku.

Dan bimbinglah aku untuk melaksanakan pengetahuan yang telah Engkau tunjukkan padaku.

Hattaa laa yafuutanii isti’maalu syay in ‘allamtaniih.

Wa laa tatskula arkaanii ‘anil hafuufi fii maa alhamtaniih.

Allohumma sholli ‘alaa Muhammadin wa aalih.

Kamaa syarroftanaa bih. Wa sholli ‘alaa Muhammadin wa aalih.

Sehingga/supaya aku tidak kehilangan waktu untuk mengamalkan apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku.

Dan janganlan Engkau beratkan badanku untuk melakukan apa yang telah Engkau ilhamkan kepadaku.

Ya Alloh, aku bersholawat kepada Muhammad dan keluarganya.

Sebagaimana telah Engkau muliakan kami dengannya, dan aku bersolawat kepada Muhammad dan keluarganya.

Kamaa awjabta lanal haqqo ‘alal kholqi bi sababih.

Allohummaj’alnii ahaabuhumaa haibatal sulthoonil ‘asuuf.

Wa abarruhuma bi man ummir ro’uuf.

Waj’al thoo ‘atii li waalidayya wa birrii bihimaa.

Aqorri li ‘ainii min roqdatil wasnaan.

Sebagaiman telah Engkau wajibkan bagi kami hak terhadap makhluk-Mu dengan sebabnya.

Ya Alloh jadikanlah aku supaya takut kepada ke-2 orangtuaku seperti orang yang takut terhadap penguasa yang dzalim.

Dan supaya aku berbuat bajik kepada ke-2nya dengan kebajikan ibu yang penyayang.

Dan jadikanlah keta’atanku pada ke-2 orangtuaku dan kebajikanku pada ke-2nya

Menjadi ketentraman hatiku melebhi dari tidurnya orang yang sedang mengantuk.

Wa atslaja li shodrii min syarbatidz dzom aaan. Hatta uutsiro ‘alaa hawaa ya hawaa humaa.

Wa uqaddima ‘alaa ridhooyaa ridhoo humaa.

Wastaktsiro birro humaa bii wa in qolla.

wastaqilla birrii bihimaa wa in katsuro

Allohumma haffidh lahumaa shawtii, wa atib lahumaa kalaa mii.

Lebih menyejukkan untuk dadaku dari seteguk minuman bagi yang kehausan. Sehingga aku dahulukan kehendak mereka di atas kehendakku.

Aku utamakan ridho mereka di atas ridhoku.

Aku anggap banyak kebajikannya kepadaku walaupun sedikit.

Dan aku anggap sedikit kebajikanku kepada mereka walaupun banyak.

Ya Alloh, rendahkan bagi mereka suaraku, dan indahkan bagi mereka ucapanku.

Wa alin lahumaa ‘arriikatii, wa a’tif ‘alaihimaa qolbii.

Wa shoyyirnii bi himaa rofiiqoo, wa ‘alaihimaa syafiiqoo.

Allohumma, usykur lahumaa tarbiyatii, wa atsibhumaa ‘alaa takrimatii.

Wahfadz lahumaa maa hafidzoohu mminnii fii shighoorii.

Dan haluskan pada mereka tabi’atku, dan lembutkanlah pada mereka berdua hatiku.

Dan jadikanlah aku selalu dekat dengan mereka berdua, dan selalu menyayangi mereka.

Ya Alloh, balaslah kebaikan mereka karena telah mendidikku. Berikan ganjaran kepada mereka karena telah memuliakanku.

Dan jagalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku ketika aku kecil.

Allohumma wa maa massahumaa minni min adzaa.

Au kholashu ilayhimaa ‘annii min makruuh.

Aw dhooo ‘a qibalii lahumaa min haq.

faj’alhu hith thotann li dzunuubi himaa wa úluwwan fii darojaatihimaa.

Wa ziyaadatan fii hasaanatihimaa.

Ya Alloh, untuk setiap derita yang mereka rasakan karenaku

Untuk setiap hari yang tidak enak mereka rasakn karenaku.

Untuk setiap hak mereka yang aku abaikan.

Maka jadikanlah hal itu sebagai penghapus dosa mereka, dan tinggikanlah derajat mereka

dan tambahkanlah kebaikan mereka.

Ya mubaddilas sayyiaati bi adh áfihaa minal hasanaat.

Allohumma wa maa ta’addaya ‘alayya fiihi min qoul.

Aw ashrofa ‘alayya fiihi min fi’lin.

Aw dhoyya ‘aahu lii haqqin.

Aw qosh shoro bii ‘anhu min waajibin fa qod wahabtuhuu lahumaa.

Wahai yang mengubah keburukan dengan melipat gandakan kebaikan.

Ya Alloh, untuk seluruh pembicaraan ereka yang melebihi batas terhadapku.

Atau setiap hak diriku yang mereka lalaikan.

Untuk setiap kewajiban untuk diriku yang mereka abaikan, semua telah aku berikan kepada mereka.

Wa judtu bihi ‘alayhimaa, wa rogibtu ilayka fii wadh’i tabi ‘atihi ‘anhumaa.

Fa inni laa attahimu humaa ‘alaa nafsii, wa laa astabtiuhumaa fii birii.

Wa laa akroohu maa tawallayaahu min amrii ya robbii.

Fa humaa aw jabu haqqon ‘alayya, wa aqdamu ihsaanan ilayya.

Dan aku ikhlaskan atas mereka. Aku memohon kepada-Mu untuk melepaskan akibat buruknya dari mereka (orangtua).

Maka sesungguhnya aku tidak menuntut mereka atas diriku, Aku tidak menganggap mereka lambat dalam berbuat baik padaku.

Dan aku juga tidak membenci cara mereka memperlakukanku Yaa Tuhanku.

Sesungguhnya mereka mempunyai hak yang terlalu besar dari diriku, dan terlalu utama kebaikan mereka kepadaku.

Wa a’dzomu minnatan ladayya min khosh shohumaa bi ‘adlin.

Aw ajaa ziyahumaa ‘alaa mitslin.

Ayna idzan yaa ilaahii thuulu syughli himaa bitarbiyatii.

Wa ayna syiddatut ta’abihimaa fii hiroosatii.

Wa ayna iqtaaruhumaa ‘alaa an fusihimaa lit tawsi’ati ‘alayy.

Dan pemberian yang tidak bisa dibalas kepadaku terlalu banyak, hingga aku tidak bisa membalasnya dengan adil.

Atau bahkan memberi mereka imbalan yang setara.

Bagaimanakah cara supaya aku membalas budi mereka, banyaknya kesibukan mereka untuk mengurusku.

Dan betapa beratnya kelelahan mereka untuk menjagaku.

Dan betapa berat tanggungan mereka untuk memberikan keluasan padaku.

Haihaat, maa yastafiyaani minnii haqqohumaa.

Wa laa udriku maa yajibu ‘alayya lahumaa.

Wa laa ana bi qoo dhin wadziifata khidmatihimaa.

Duhai, aku tidak akan bisa memenuhi hak mereka.

Dan aku tidak mampu memenuhi kewajibanku atas mereka.

Dan aku tidak akan sanggup menjalankan kewajibanku untuk berkhidmat pada mereka.

Fa sholli ‘alaa Muhammadin wa aalih.

Wa a ‘innii yaa khoiro manis tu’iina bihii.

Wa waffiqnii yahdaa man rugiba ilaih.

Wa laa taj’alnii fihlil ‘uquuqi lil abaa i wal ummahaat.

Maka sampaikanlah shalawatku kepada Muhammad dan keluarganya.

Dan bantulah aku ya Alloh, wahai yang paling baik untuk diminta bantuan.

Dan bimbinglah aku duhai pembimbing yang dirindukan.

Dan janganlah engkau jadikan aku orang yang durhaka terhadap bapak dan ibu.

Yawma tujzaa kullu nafsin bimaa kasabat wa hum laa yudzlamuun.

Allohumma sholli ‘alaa Muhammadin wa aalihi wa dzurriyyatih.

Wakhsush abawayy bi afdholi maa khoshoshta bihi.

Abaa a ‘ibaadikal mu’miniin, wa ummahaatihim, yaa arhamar roohimiin.

Di hari ketika setiap jiwa diminta pertanggung jawaban atas apa yang telah mereka kerjakan, dan tidak ada yang mendzoliminya.

Ya Alloh, aku bersholawat kepada Muhammad dan keluarganya dan keturunannya.

Dan istimewakanlah kedua orangtuaku dengan keistimewaan-Mu yang paling utama.

Dari apa yang telah Engkau istimewakan pada orangtua hamba-hamba-Mu dari golongan yang beriman. Wahai yang Mahapengasih.

Allohumma laa tun.sinii dzikrohumaa fii adbaari sholawaatii.

Wa fii inaa min anaa i laylii, wa fii kulli saa’atin min saa’ati nahaarii.

Allohumma sholli ‘alaa Muhammadin wa aalih.

Waghfirlii bi du’aa ii lahumaa, waghfirlahuma bi birrihimaa bii maghfirotan hatmaa.

Ya Alloh, janganlah Engkau biarkan aku lupa untuk mengingat mereka setelah aku sholat.

Pada setiap malamku, dan setiap waktu siangku.

Ya Alloh, aku bersholawat kepada MUhammad, dan keluarganya.

Dan ampunilah aku dengan doaku pada mereka. Ampunuilah mereka berdua dengan kebajikannya padaku dengan ampunan yang sempurna.

Wardho ‘anhumaa bi syafaa ‘atii lahumaa ridhon ‘azmaa.

Wa balligh humaa bil karoomati mawaatina salaamah.

Allohumma wa in sabaqot maghfirotuka lahumaa fa syaffi’humaa fii.

Dan ridhoilah keduanya dengan syafaatku untuk mereka.

Dan sampaikanlah mereka dengan anugerah-Mu ke tempat-tempat keselamatan.

Ya Alloh, jika ampunan-Mu datang lebih dulu pada mereka, izinkanlah mereka memberi syafaat padaku.

Wa in sabaqot maghfirotuka lii fa syaffi’nii fii himaa.

Hattaa najtami’a biro’fatika fii daari karoomatika wa mahalli maghfirotika wa rohmatik.

Innaka dzul fadhlil ‘adziim, wal mannil qodiim, wa anta arhamur roohimiin.

Dan jika ampunan-Mu lebih dulu sampai padaku, maka izinkanlah aku untuk memberi syafaat kepada mereka berdua.

Sehingga kami dapat berkumpul atas dasar kasih sayang-Mu di surga-Mu yang mulia. Di tempat ampunan dan kasih-Mu.

Sesungguhnya Engkau sang pemilik karunia yang agung. anugerah yang abadi, Engkaulah yang Maha pengasih dari yang mengasihi.

Itulah artikel lengkap tentang doa untuk orang tua baik itu ayah atau ibu. Jika merasa artikel ini dibutuhkan oleh orang lain, silahkan share di social media kalian.

Jangan lupa baca artikel kami sebelumya tentang bacaan surat yasin. Artikel yang mungkin akan kalian butuhkan setiap malam jum’at.

Waktu Sholat Dhuha, Jumlah Raka’ at, dan Keutamaannya

Waktu Sholat Dhuha – Waktu sholat dhuha adalah saat unta mulai merasakan panas matahari. Ini bukanlah waktu syuruq. Melainkan 1 tombak setelah syuruq atau matahari terbit. Ini adalah tulisan ke-2 saya setelah shalat istikharah.

Dalam pelaksanaan sholat dhuha, tentu fatal jadinya jika waktu mengerjakan sholat tidak sesuai dengan tuntunan. Selain dari waktu sholat dhuha, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikann dalam pelaksanaan sholat dhuha supaya kita mendapat fadhilahnya.

  1. Kapan waktu yang tepat untuk melaksanakan shalat dhuha.
  2. Berapa jumlah rakaat sholat dhuha yang dicontohkan Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam.
  3. Apa tujuan melaksanakan sholat dhuha.
  4. Bagaimana supaya sholat dhuha yang dikerjakan dapat menjadi wasilah terkabulnya hal yang diinginkan.

Pertanyaan penting di atas haruslah terjawab supaya dalam melaksanakan sholat dhuha kita mempunyai motivasi. Selain itu, kita juga dapat memastikan sholat dhuha yang dilakukan dapat diterima di sisi Allah subhanahu wa ta’ala.

Waktu Sholat Dhuha

kapan waktu shalat dhuha
waktu sholat dhuha – tadinyanorak.com – waktu sholat dhuha

Berkairtan dengan waktu sholat dhuha, ada sebuah hadits yang artinya:

Barang siapa melaksanakan sholat shubuh berjamaah ditunaikan di masjid. Ia kemudian duduk (tidak langsung pulang) dan berdzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala hingga awal waktu dhuha. Kemudian ia sholat 2 rokaat. Maka dia mendapat pahala yang banyak semisal haji dan umroh.

Bagi setiap hamba sejak mulai ia bangun di pagi hari, setiap sendinya harus bersedekah kepada Allah subhanahu wa ta’ala. H.R Muslim: 720

Manusia sendiri mempunyai 360 sendi yang menopang tubuhnya. Setiap sendi tersebut harus memberikan sedekah kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Cara berdzikir mata adalah dengan melihat yang baik-baik. Cara berdzikir telinga adalah mendengar yang baik-baik. cara berzikir lisan dengan mengatakan yang baik dan menghindari ghibah, dan cara berdzikir kaki adalah dengan melangkahkannya pada hal yang baik.

Salah satu makna 2 rakaat dhuha ini dihubungkan dengan sendi adalah untuk menjaga diri kita dari maksiat.

Siapa yang tidak merasa malas, menunaikan 4 rakaat di awal siang (sekitar jam 7.30-8.00) maka Allah akan cukupkan kebutuhannya hingga akhir siang (sore). H.R Abu Dawud.

Cara Melaksanankan Sholat Dhuha

waktu sholat dhuha
waktu soalat dhuha majalahnabawi.com – waktu shalat dhuha

Pelaksanaan sholat dhuha dengan 4 rakaat ini dapat dilaksanakan sekali langsung, atau 2 kali salam masing-masing 2 rakaat. Hal ini karena dalam haditsnya tidak menyebutkan kekhusususan cara pelaksanaannya.

Pelaksanaan sholat dhuha tidak selalu harus membaca surat Ad Dhuha saja. Bacalah ayat yang berkaitan dengan apa yang sedang kita butuhkan.

Jumlah Raka’at Sholat Dhuha

rakaat shalat dhuha
waktu sholat dhuha – jayarak.com – waktu sholat dhuha

Selain 2 dan 4 rakaat, sholat dhuha juga bisa dilaksanakan dengan 8 hingga 12 rakaat. Shalat dengan jumlah rakaat 8 dan 12 lebih afdhol dilaksanakan pada waktu akhir dhuha antara jam 9 hingga menjelang dzuhur.

Para ulama menyebut ini adalah sholat awwabiin, yaitu sholat orang-orang yang memohon kebaikan kepada Allah suhnahau wa ta’ala.

Peluang bisnis percetakan terbaru: cetak yasin, kalender, poster, dll.

Jadi, sholat 2 rakaat di awal dhuha bermanfaat untuk memberikan kewajiban sedekah setiap sendi kepada Allah. Shalat dhuha 4 rakaat mepunyai fadilah mempermudah rizki. Sholat dhuha 8 dan 12 rakaat dapat bermanfaat untuk mempermudah perilaku hidup dan kembali kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Dzikir disini tidak mengikat pada dzikir khusus, berbagai macam dzikir dapat dilakukan untuk mengisi amalan selepas sholat subuh. Contohnya adalah dengan memnbaca istighfar, kalimat toyyibah, membaca atau menghafal Al Quran, atau mengikuti ta’lim.

7 Keutamaan Sholat Dhuha

makna ayat kursi
waktu sholat dhuha – pinterest.com – waktu sholat dhuha

Sholat dhuha memiliki beberapa keutamaan yang akan membuat kita semangat menegerjakannya. Berikut ini beberapa manfaat yang akan didapatkan jika melaksanakan shalat dhuha.

1. Salah Satu Washiat Nabi

Hal ini berdasar pada sebuah hadits yang artinya: Shohabat Abu Hurairah Radiyallohu ‘anhu berkata: Rasulullah sallallohu ‘alaihi wa sallam mewasiatkan 3 hal padaku, yaitu: puasa 3 hari di setiap bulan, sholat dhuha 2 rakaat, dan shalat witir sebelum tidur. ” Hadits Riwayat Bukhari.

2. Mengamalkan Sedekah untuk Seluruh Sendi

Nami Muhammad shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “di pagi hari seluruh persendian yang kalian miliki harus memberi sedekah. Tiap-tiap bacaan subhanallah (tasbih) adalah sedekah, tiap bacaan alhamdulillah (tahmid) adalah sedekah, tiap bacaan laa ilaa ha illalloh bisa sebagai sedekah dan setiap bacaan Allohu akbar (takbir) bisa sebagai sedekah. Begitu juga mengajak  pada kebaikan dan mencegah pada kemungkaran (amar ma’ruf nahi mungkar)  adalah sedekah. Semua ini bisa diwakili dengan melaksanakan shalat dhuha 2 rakaat. H. R Muslim.

3. Shalat yang Dilakukan Orang yang Suka Bertaubat

Ada sebuah hadits yang artinya:

“Shalatnya orang-orang yang suka bertaubat adalah shalat pada saat anak unta kepanasan karena teriknya matahari.” H. R Muslim

4. Allah Menjamin Kebutuhan di Sore Hari

Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Allah ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan 4 rakaat sholat di awal siang. Maka waktu tersebut akan mencukupimu di akhir siang.” H. R Ahmad

5. Pahala Seperti Orang Haji dan Umroh

Nabi Muhammad shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “barang siapa yang mengerjakan shalat shubuh secara berjama’ah, lalu ia duduk seraya berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, setelah itu melaksanakan shalat 2 rakaat, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh. Beliau lalu bersabda: “pahala yang sempurna, sempurna, dan sempurna.” H.R Tirmidzi

6. Sholatnya Orang yang Kembali Pada Ketaatan (Awwabin)

Nabi shallalu ‘alaihi wa sallam bersabda: “tidaklah menjaga shalat sunnah dhuha melainkan orang yang kembali pada ketaatan (awaab) inilah shalat awwabin.” H.R Ibnu Khuzaimah

7. Mendapat Banyak Pahala

Ada sebuah hadits yang artinya: Rasulullah shallalhu ‘alaihi wa sallam mengutus sekelompok pasukan perang, kemudian utusan tersebut membawa banyak harta rampasan perang dan pulang dengan cepat. Para sahabat kemudian berkata: “Wahai Rasullullah, kami tak pernah melihat pasukan yang lebih cepat pulang dan lebih banyak membawa ghanimah (harta rampasan perang) yang pulangnya secepat pasukan ini.”

Kemudian Rasullullah shalllahu ‘alaihi wa sallam menjawab:

“Maukah aku sampaikan keadaan yang lebih cepat dengan membawa kemenangan dan juga lebih banayak membawa ghanimah (harta rampasan perang)? Yaitu orang yang berwudhu secara sempurna di rumahnya lalu berangkat ke masjid melaksanakan shalat shubuh, kemudian ia tetap di masjid dan melaksanakan shalat dhuha. Maka orang ini lebih cepat membawa kemenangan dan lebih banyak rampasan perangnya.” H. R Abu Ya’la

Itulah pembahasan penting tentang waktu sholat dhuha. Jangan lupa kunjungi artikel kami sebelumnya tentang bacaan surat yasin.

Tuntunan Sholat Istikharah, Niat, Bacaan, dan Dalil Keutamaannya

Shalat istikharah atau sholat istikhoroh adalah salah satu amalan yang penting untuk dipelajari. Tidak hanya untuk memudahkan dalam mencari jodoh, tapi juga ketika seorang muslin dihadapkan npada berbagai pilihan hidup.

Artikel kali ini akan membahas sangat jelas mengenai shalat istikharah dari mulai niat, keutamaan, tata cara, dan doa yang dianjurkan sesuai sunnah. Hal ini akan menambha keberkahan dan kemudahan dalam menentukan pilihan di semua urusan.

Menentukan Pilihan Sesuai Tuntunan

tata cara shalat istikharah
cilecenter.org

Tidak bisa dipungkiri memang. Hidup adalah pilihan. Mau masuk sekolah ada pilihan A, B, dan C. Beranjak kerja atau kuliah ada pilihan melamar kerja dimana atau kuliah dimana.

Banyak sekali momen ketika kita harus memilih.

Islam adalah agama yang lurus dan paling komplit dalam memberikan solusi untuk ummatnya. Dalm mengambil pilihan, Alloh SWT memerintahkan untuk melaksanakan amalan yang dianjurkan. Contohnya sholat istikhoroh.

Kapan Shalat Istikharah Dilakukan

shalat istikharah
thought.co

Pada hadits yang akan kami jelaskan di bawah, Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam ternyata mengajarkan para sahabat untuk shalat istikharah di berbagai perkara.

Jadi, shalat yang diidentikkan dengan mencari jodoh di jaman modern ini ternyata bisa dilakukan kapanpun. Tidak hanya pada saat mencari pendamping hidup saja.

Selama ada perkara yang membutuhkan pilihan, maka sholat istikhoroh adalah salah satu solusinya.

Orang yang dianjurkan melaksanakan sholat istikharah juga dianjurkan orang yang hendak memantapkan keputusan atau ikhtiarnya.

Studi kasus: seorang ikhwan sedang berta’aruf dengan seorang akhwat. Maka ia melakukan sholat istikharah untuk meminta jawaban dari Allah.

Perkara ketika ia berta’aruf berarti sudah ada kecondongan untuk menikahi akhwat yang ia jumpai. Jadi, ia beristikharah meminta ridho dan keberkahan jika sekiranya akhwat tersebut baik untuk dirinya dalam kehidupannya.

Namun jika tidak, maka shalat istikharah tersebut bertujuan memisahkan dia dengan orang yang mungkin akan akan buruk baginya di suatu hari kelak.

Jadi, jika pilihannya sudah ada baru melakukan sholat istikhoroh. Jangan sampai calon istri belum ada tapi sudah meminta dengan doa istikhoroh. Ini tentu tidak sesuai.

Dari contoh kasus di atas, ada firman Allah yang berbunyi:

“Bisa jadi kamu membenci sesuatu hal, padahal itu sangat baik untukmu. Dan bisa jadi kamu menyukai satu hal padahal itu buruk untukmu. Allah Maha mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”

Q.S Al Baqarah: 216

Bukan Sekedar untuk Mencari Jodoh

doa istikharah latin
nrostatic.com

Banyak sekali kita dapati pada zaman ini, orang yang mengkaitkan istikharah dengan cara untuk mencari jodoh. Entah itu dimudahkan dalam mendapatkan, mencari, atau memperlancar proses pencarian.

Satu hak yang perlu dipahami bahwa istikharah ini bukan hanya sebatas untuk mencari jodoh saja. prakteknya dapat dilakukan ketika kita hendak mengambil sebuah keputusan dalam hidu. Apapun bentuk dan masalahnya.

Shalat Istikharah

dalil shalat istikharah
squarespace.com

Shalat istikharah adalah salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam ketika dihadapkan untuk mengambil sebuah pilihan.

Ada beberapa dalil yang menjelaskna tentang shalat istikharah. Adanya penjelasan tersebut dapat menjadi acuan dan menambah keimanan atas perintah Allah yang satu ini.

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يُعَلِّمُ أَصْحَابَهُ الاِسْتِخَارَةَ فِى الأُمُورِ كُلِّهَا ، كَمَا يُعَلِّمُ السُّورَةَ مِنَ الْقُرْآنِ يَقُولُ « إِذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ لِيَقُلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِك وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ ، اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ خَيْرٌ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى – أَوْ قَالَ عَاجِلِ أَمْرِى وَآجِلِهِ – فَاقْدُرْهُ لِى وَيَسِّرْهُ لِى ثُمَّ بَارِكْ لِى فِيهِ ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ شَرٌّ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى – أَوْ قَالَ فِى عَاجِلِ أَمْرِى وَآجِلِهِ – فَاصْرِفْهُ عَنِّى وَاصْرِفْنِى عَنْهُ ، وَاقْدُرْ لِى الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِى – قَالَ – وَيُسَمِّى حَاجَتَهُ

“Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam pernah mengajari para sahabatnya untuk melakukan shalat istikharah di setiap urusan, sebagaimana Rasulullah mengajari surat-surat dalam Al Quran.

Beliau bersabda: “jika kalian hendak melaksanakan sebuah perbuatan, maka rukuklah (sholatlah) 2 rokaat dari selain sholat wajib / fardhu, kemudian  berdoalah:

“Allohumma innii astakhiiruka bi ‘ilmika. wa astaq diruka bi qudrotika, wa as aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lam, wa anta ‘allamul ghuyuub.

Allohumma in kunta ta’lamu anna haadzal amro khoirul lii fii diinii wa ma’aadsii wa áaqibati amrii- disebagian hadits ada yang mengatakan “aajili amrii wa áajilihi” – faqdurhu lii wa yassirhu lii tsumma baarik lii fiih.

Wa in kunta ta’lamu anna haadzal amro syar rul lii fii diinii wa maáasyiii wa áaqibati amrii- ( au qoola fii ‘aajili amrii wa ajilihii) – fashrifhu ‘anni washrifnii ánhu, waqdurliyal khoiro haitsu kaana tsumma ardhinii/rodh dhinii biih.”

Upgrade ilmu: keutamaan ayat kursi

Arti dari doa istikharah di atas adalah: “Ya Alloh, sesungghunya hamba beristikharah kepada-Mu dengan ilmu-Mu, dan aku memohon kekuasaan-Mu (untuk menyelesaikan urusanku) dengan kudrot/kekuasaan-Mu, dan aku meminta kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu yang agung. Karena sesungguhnya Engkau Mahakuasa sedang aku tidak berkuasa, dan Engkau Mahatahu sedangkan aku tidak tahu dan Engkau mengetahui perkara-perkara goib.

Ya Alloh, jika Engkau tahu bahwa urusan/hal ini lenih baik untukku dalam kehidupan agamaku, kehidupanku, dan baik akibatnya bagi urusanku, maka takdirkanlah ia/urusan ini untukku, dan mudahkanlah urusan ini untukku. Kemudian berilah keberkahan untukku dalam urusanku ini.

Dan jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk untukku di dalam agamaku dan kehidupanku, serta akibatnya dalam urusan kehidupanku, maka jauhkanlah aku darinya dan jauhkan pula dia dariku. Dan takdirkanlah kebaikan dimanapun kemudian ridoilah aku di dalamnya. (H. R Ahmad, Al Bukhari, Al Baihaki, dll)

Cara Shalat Istikharah

cara cepat nikah
mengenaltatacarasholat.blogspot.co.id

Shalat istikharah tidak mengikat waktu untuk mengerjakannya. Shalat inni dilaksanakan jika ada perkara yang menjadikan sholat istikhoroh perlu dilakukan. Contohnya adalah ketika kita dihadapkan pada beberapa pilihan penting yang harus diambil.

Waktu pelaksanaan shalat istikharah tidaklah mengikat, jika ada urusan atau pilihan rumit, segera kerjakan.

Berikut adalah tata cara yang harus dilakukan ketika kamu ingin melakukan shalat istikharah.

1. Niat

Ada 2 jenis niat dalam melaksanakan shalat istikharah, yaitu di lafalkan atau cukup dengan kesungguhan dan ditanamkan dalah hati. Terserah mau menggunakan yang mana.

Intinya, kita berniat meminta petunjuk dari Allah dengan melaksanakan shalat istikhoroh.

Adapun jika dilafalkan, maka niat shalat istikharah adalah:

ushollii sunnatan istikhooroti rok’ataini lillahi ta’aalaa

 

Niat saya sholat sunnah istikharah dua rokaat karena Allah Ta’ala.

Melafalkan niat sebelum shalat hanya sebagai penguat saja. Bukan termasuk amalan yang wajib. Karena sesungguhnya niat itu adanya di dalam hati.

Oleh karena itu, tanamkan  niat yang ikhlas, tulus, dan rasa tawakkal kepada Allah ketika hendak melaksanakan sholat istikhoroh.

Rokaat dan Cara Mengamalkan

Dikutip dari berbagai keterangan, sholat istikharah dilakukan sebanyak 2 rokaat. Adapaun pelaksanaanya bisa terpisah atau digabung dengan sholat sunnah lainnya.

Jika pelaksanaannya terpisah, maka baiknya dilaksanakan pada waktu mustajab seperti 1/3 malam akhir. Atau disegerakan setelah kita mendapati perkara yang memerlukan shalat istikharah.

Akan tetapi jika pelaksanaannya dilakukan dengan shlat sunnah lainnya, maka cukup membaca doa istikharah setelah sholat sunnah tersebut.

Promoted: percetakan yasin, solusi cetak yasin terpercaya

Contohnya, kita melakukan shlaat sunnah rawatib. Maka setelah salam membaca doa istikharah untuk meminta pertolongan kepada Allah.

Shalat istikharah sendiri dilakukan seperti biasa dalam praktek shalat lainnya. Hanya saja, setelah salam ada doa khusus yang harus dibaca.

Doa Istikharah

jumlah rakaat shalat istikharah
phinemo.com

Latin: “Allohumma innii astakhiiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudrotika, wa as aluka min fadhlikal ‘adziim, fa innaka taqdiru wa laa aqdir, wa ta’lamu wa laa a’lam, wa anta ‘allamul ghuyuub.

Allohumma in kunta ta’lamu anna haadzal amro khoirul lii fii diinii wa ma’aasyii, wa ‘aaqibati amrii, faqdurhu lii wa yassir hu liitsumma baarik lii fiih. Wa in kunta ta’lamu anna haadzal amro, syarrul lii fii diinii wa ma’aasyii wa áaqibati amrii, fashrifhu ‘annii, washrifnii ‘anhu, waqdurliyal khoiro, haitsu kaana tsumma ardhinii biih.

Doa Istikharah Versi Lain

Allohumma in kunta ta’lam anna haadzal amro khirul lii fii diinii wa ma’asyii wa áaqibati amrii. ‘Ajili amrii wa aajilih, faqdur hu lii wa yassirhu lii tsumma baarik lii fiih. Wa in kunta ta’lam anna haadzaal amro syarrul lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii, ‘aajili amrii wa ajilih, fashrifhu ‘anni washrifnii ‘anhu waqdurliyal khoiro haitsu kaana tsumma ardhinii biih.

Artinya: “Ya Alloh, jika engkau jika tahu bahwa perkara ini yang terbaik untuk agama saya, kehidupan saya, dan baik bagi berbagai urusanku. Maka takdirkanlah dia untukku, dan mudahkan untukku dan berkahilah aku padanya. Dan jika Engkau mengetahui bahwa dia (perkara ini) buruk bagiku untuk agamaku, dan urusanku, maka palingkanlah dia dariku dan palingkan aku darinya. Dan taqdirkanlah kebaikan dari manapun kemudian ridoilah aku didalamnya.”

Keutamaan Shalat Istikharah

cara sholat istikharah
bgfons.com

1. Salah Satu Sunnah Rasulullah

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk melakukan shalat istikharah dalam berbagai perkara.

Oleh karena itu, dengan melaksanakan sholat istikhroh maka itu berarti kita menjalankan salah satu sunnah Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam.

2. Menumbuhkan Sifat Tawakkal

Sudah menjadi hal yang pasti bahwa manusia dituntut untuk senantiasa bertawakkal kepada Alloh. Oleh karena itu, kita harus menyadari bahwa posisi kita adalah sebagai hamaba Alloh.

Tidak ada daya dann upaya dari manusia melainkan berada dalam kehendak dan izin dari Alloh SWT. Segala hak yang terjadi dalam hidup kita ini semata-mata hanya ada dalam kuasa-Nya.

Sesungguhnya Alloh lebih tahu mana yang terbaik untuk hamba-Nya. Boleh jadi kita menyukai sesuatu yang buruk, dan bisa juga justru membenci sesuatu yang baik bagi kita. Alloh lebih tahu apa yang kita butuhkan dari pada diri kita sendiri.

3. Beramal Sesuai Tuntunan

Pada zaman yang semakin modern ini, banyak orang yang hanya menggunakan rumus dunia untuk menyelesaikan masalah. Jika butuh uang, mereka mencari kerja. Jika sakit, segera ke dokter, dan lain sebagainya.

Padahal dalam penerapan sikap terhadap hal dunia, kita tetap dituntun untuk melakukan amalan sesuai syariat. Contohnya, jika ada musibah ucapkan “innaa lillahi wa innaa ilaihi rooji’uun” dan lainnya.

Intinya, agama Islam mendidik kita untuk senantiasa mengingat Alloh dalam berbagai hal, termasuk dunia. Apapun masalah dan peristiwa yang menimpa, selalu ada tuntunan syar’i untuk menghadapinya.

Dengan melakukan sholat istikhoroh dalam mengambil keputusan, kita belajar menghadapi liku kehidupan dengan perilaku yang disunnahkan. Inilah sikap kita seharusnya sebagai muslim yang taat atas tuntunan Alloh dan Rosul-Nya.

4. Menambah Keberkahan di Setiap Amalan

Melaksanakan shalat istikharah dapat menumbuhkan keberkahan di berbagai hal yang akan kita lakukan. Jika sebelum pelaksanaannya saja sudah sesuai sunnah, maka keberkahan akan mengalir terhadap apa yang kita kerjakan.

5. Menghilangkan Keraguan

Ini adalah manfaat utama dalam melaksanakan sholat istikhoroh. Hati kita akan terasa lega jika melaksanakan amalan yang diawali dengan istikharah. Keraguan terhadap pilihan yang kita ambilpun akan hilang.

6. Menambah Pahala

Sudah menjadi hal lumran yang kita ketahui, bahwa shalat adalah amalan yang mempunyai pahala tersendiri. Jika melaksanakan sholat apa pun, selama niat dan pengerjaannya sesuai dengan sunnah maka dapat menjadi ladang amal.

***

Terimakasih sudah  berkunjung ke website kami. Jangan lupa baca artikel kami sebelumnya yang berjudul Surat Yasin latin, Arab, dan terjemahannya.

Bacaan Ayat Kursi Latin / Arab / Terjemahan / Keutamaan

Apa itu ayat kursi? Kita mungkin sering mendengar, emngamalkan, tapi tidak tahu lebih jauh tentang kalaulloh yang satu ini. Artikel kalia akan membahas pengertian, asbabun nuzul hingga teks ayat kursi berupa arab, latin, dan terjemahan.

Ayat kursi merupakan ayat Al Quran yang memiliki nilai paling tinggi. Ayat tersebut terdapat pada surat Al Baqoroh ayat 255. Kali ini, cetakyasin.org akan membahasnya secara lengkap.

Apa Sih Sebenarnya Ayat Kursi Itu?

teks ayat kursi
mywapblog.com

Ayat kursi adalah ayat yang paling mulia dalam Al Quran. Saking mulianya, proses turunnya ayat ini kepada Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam di antar oleh ribuan malaikat.

Ayat kursi terletak pada Q.S Al Baqoroh ayat ke-255 dengan jumlah baris antara 5-6 pada Al Quran standar. Isinya cukup panjang dan memiliki makna yang mengikat tentang tauhid.

Saking mulianya ayat tersebut, Rosullullah langsung memerintahkan sekretarisnya bernama Zaid bin Tsabit untuk mencatat dan menyebarkannya kepada kaum muslimin.

Ada hal luar biasa ketika ayat kursi turun. Ketika itu, setan hingga golongan iblis merasa takut dan khawatir. Hal ini karena ayat kursi dapan menjadi benteng yang sangat manjur untuk lepas dari godaan setan.

Bacaan Ayat Kursi Latin

tulisan ayat kursi
huffingtonpost.com

“Allohu laa ilaaha illaa Huwal Hayyul Qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa nauum, la Huu maa fis samawaati wa maa fil ardh, mann dzalladzii yasyfa’u ‘inda Huu, illa bi idznih, ya’lamu maa bayna aidiihim wa maa kholfahum, wa laa yuhiituuna bisyayim min ‘ilmi Hii illaa bi maa syaa’, wa si’a kursiyyuus samaawaati walardh, wa laa yauudlu Huu hifdzuhumaa, wa Huwal ‘aliyyul ‘adziiim”

Ayat Kursi Teks Arab

Adapun untuk teks dalam bentuk bahasa Arab adalah sebagai berikut:

اللَّهُ لا إِلٰهَ إِلّا هُوَ الحَيُّ القَيّومُ ۚ لا تَأخُذُهُ سِنَةٌ وَلا نَومٌ ۚ لَهُ ما فِي السَّماواتِ وَما فِي الأَرضِ

مَن ذَا الَّذي يَشفَعُ عِندَهُ إِلّا بِإِذنِهِ ۚ يَعلَمُ ما بَينَ أَيديهِم وَما خَلفَهُم ۖ وَلا يُحيطونَ بِشَيءٍ مِن عِلمِهِ

إِلّا بِما شاءَ ۚ وَسِعَ كُرسِيُّهُ السَّماواتِ وَالأَرضَ ۖ وَلا يَئودُهُ حِفظُهُما ۚ وَهُوَ العَلِيُّ العَظيمُ

Arti dan Terjemahan Ayat Kursi

makna ayat kursi
pinterest.com

Terjemahan dari Arham bin Ahmad Yasin Lc, Al-Hafidz: “Alloh, tidak ada iláh selain Dia. Yang Maha hidup yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.

Tidak ada yang memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa yang ada di hadapan mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Alloh Mahatinggi, Mahabesar.”

Terjemah ayat kursi dari lajnah Pentashih Mushaf Al-Qur’an Departemen Agama RI:“Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi.

Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.

Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Baca juga: Bacaan Surat Yasin Lengkap Arab / Latin / Terjemah

Terjemah dari Ust. H. Muhammad Saifudin, Lc, M.Ag: “Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya.

Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki.

Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.

Keutamaan Ayatul Kursi

pengertian ayat kursi
nationalinterest.org

Ada beberapa keutamaan dan manfaat yang akan didapat jika kita mengamalkan ayat kursi. Berikut ini bebrapa hal yang dapat memotivasi untuk menamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

1. Ayat Kursi, Ayat Paling Mulia dalam Al Quran

Terdapat beberapa dalil yang menjelaskan tentang keutamaan bahwa ayat kursi adalah ayat Al Quran yang paling mulia.

Salah satunya adalah Hadits yang diriwayatkan oleh Ubay bin Ka’ab, bahwa sanya beliau pernah ditanya oleh Rosulullah SAW:

“Ayat mana yang paling mulia dalam Al Qur’an?” kemudian Ubay menjawab: “Alloh dan Rosul-Nya lebih mengetahui.

Rosululloh bertanya lagi dan mengulangnya hingga beberapa kali.

Kemudian Ubay menjawab: “ayat kursi”.

“Selamat atas ilmu yang engkau miliki wahai Abu Al Mundzir ( panggilan Ubay bin Kaáb dari Rosululloh).” Hadits Riwayat Ahmad.

Cukuplah hadits di atas untuk meyakinkan kita tentang kemuliaan ayat kursi. Ini juga menjadi penguat bahwa ayat kursi memiliki nilai keagungan yang sangat tinggi.

2. Dijanjikan Surga

Ada sebuah hadits yang bermakana: “Barang siapa yang membaca ayat kursi sekali saja setelah sholat fardhu, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematiannya.”

3. Dilindungi dari Godaan Setan

Ayat kursi bisa dijadikan dzikir wirid sebelum tidur. Hadits riwayat Imam Bukhari ” Man Qoroahaa idzaa aa waa ila fii ro’ sihi lan ya zaala ‘ alaihi minallohi haa fidzun wa laa yaqrobahusy syaitoonun hattaa yusbiha.”

Barang siapa membaca ayat kursi satu kali saja sebelum tidur malam, maka Allah senantiasa menjaganya dan tidak akan mungkin setan mendekatinya hingga pagi hari.

4. Sebagai Benteng dari Gangguan Jin

Apabila orang itu membaca ayat kursi satu kali pada pagi hari, maka ia akan dilindungi dari gangguan jin hingga petang hari.

Baca juga: doa ketika sujud supaya diijabah

Dari poin-poin di atas, ada beberapa waktu yang dianjurkan untuk membaca ayat kursi. Waktu terebut adalah:

  1. Setelah sholat fardhu
  2. Setiap pagi
  3. Setiap petang hari
  4. Sebelum tidur.

Kandungan Ayat Kursi

tafsir ayat kursi
30factsaboutislam.com

Menurut Imam Ibnu Katsir, menjelaskna bahwa ayat kursi memiliki 10 bagian. Sepuluh bagian tersebut mempunyai makna sebagai berikut:

  1. Allahu laa ilaa ha illa huwa, tidak ada sesembahan yang hak melainkan Alloh. Inilah kalimat tauhid yang paling utama. Ayat ini mengingatkan kita supaya menanamkan sikap tauhid laa ilaa ha illalloh.
  2. Al hayyu Al Qoyyum, yang Mahahidup maha sempurna kehidupannya yang merupakan dzat ayng tidak mempunyai asal mula. Al Qoyyum merupakan dasar bahwa Allah adalah tempat bergantung bagi hamba-Nya untuk disembah.
  3. Laa ta’khudzuhu sinatuw walaa naum, artinya Allah tidak mempunyai atau ditimpa rasa kantuk dan tidur.
  4. Lahuu maa fis samaa waati wa maa fil ardh, ini merupakan tauhid rububiyah.
  5. Mann dzal ladzii yasyfa’u ‘ indahuu illa bi idznih, seluruh syafaat adalah milik Allah. Oleh karena itu, Allah lah satu-satunya tempat untuk meminta. Meskipun demikian, Allah memberikan syafaat kepada orang lain supaya dapat memberi syafaat kepada manusia lainnya. Syatar utama seseoran gmendapat syafaat adalah jika seseorang bertauhid terhadap Allah SWT yaitu dengan tidak berbuat syirik dan tidak melakukan kemunafikan.
  6. Ya’lamu maa bayna aidiihim wa maa kholfahum,
  7. Wa laa yukhituuna bisyaiin min ‘ ilmihii illaa bimaa syaa’, ilmu manusia adalah terbatas yaitu apa yang Allah berikan kepada orang yang dikehendaki-Nya.
  8. Wa si’a kursiyyuhus samaawaati wal ardh, kursinya Allah meliputi langit dan bumi. Artinya bahwa kursinya Allah lebih agung dari langit dan bumi. Perbandingan kursi Allah dengan 7 lapis langit dan bumi adalah ibarat gelang dengan gurun pasir. Gelang dari besi adalah 7 lapis langit dan bumi, dan gurun pasir adalah kursinya Allah.
  9. Wa laa yauuduhuu hifdzuhumaa, tidaklah memberatkan Allah untuk menjaga keduanya (langit dan bumi)
  10. Wa huwal ‘aliyyul ‘adziim, dan Allah Mahatinggi lagi Mahaagung.

Kesalahan dalam Pengamalan Ayat Kursi

cara mengamalkan ayat kursi
palingunik85.wordpress.com

Ada beberapa hal yang seharusnya tidak dilakukan oleh ummat Islam dalam menggunakan ayat kursi. Berikut ini beberapa penyelewangan yang harus kita hindari dalam menjaga ayat Alloh tersebut.

Dijadikan Jimat

Banyak orang yang mengetahui fadilah atau manfaat ayat kursi menggunakannya tidak sesuai syariat. Contohnya adalah dengan menggunakannya untuk jimat tanpa mengamalkannya.

Hal ini adalah sesuatu yang keliru. Seharusnya, ayat kursi di ambil fadilahnya dnegan cara membaca, mengamalkan, dan mentauhidkannya dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya sebagai jimat tanpa mengamalkannya.

Sebagai Pajangan untuk Pamer

Ayat kursi yang dicetak kemudian dipajang di dalam rumah tentu boleh-boleh saja. Akan tetapi akan menjadi keliru jika dipajang dengan niat pamer dan menyombongkan diri saja.

Apalagi pajangan yang dibeli sengaja menggunakan hiasan mahal dengan tujuan meningkatkan prestise produk. Padahal hakikatnya, ayat kursi sendiri haruslah di amalkan yang menjadi dasar utamanya.

Baru setelah dapat mengamalkannya dengan baik, maka kita akan lebih bijak dalam membuat pajangan yang ada tulisan ayat kursi dan semacamnya. Tujuannya adalah supaya meluruskan niat.

Jadi sebenarnya, boleh-boleh saja dijadikan pajangna atau hiasan selama niatnya tidak melenceng.

Bacaan Surat Yasin Arab / Latin / Terjemahan Ayat 1-83

Artikel kali ini berisi bacaan surat Yasin online lengkap dalam bentuk arab, latin dan terjemahan. Buat kamu yang sering baca Yasin online, lebih baik simoan halaman ini. Isinya lengkap dari mulai ayat 1 sampai 83. tulisan arabnya sendiri berasal dari gambar berkualitas hd.

Sedangkan untuk arti dan terjemahannya berbentuk teks. Kalau kalian mau file metahannya, silahkan isi kolom komentar saja, ya.

Bacaan Surat Yasin Arab / Latin / Terjemah

1. Yaa Siiiiin

2. Wal quraanil hakiim

3. Innaka laminal mursaliin

Artinya:

1. Yaa Siiiiin

2. Demi Al Quran yang penuh dengan hikmah

3. Sungguh engkau Muhammad adalah seorang diantara para Rosul

Ayat 4 – 6

4. ‘A laa shirootim Mustaqiiim

5. Tann zii lal ‘ aziizir Rohiiim

6. Litunnziro qow mam maaaa unn dziro aa baaaa uhum fahum ghoofiluuun

Artinya:

4. Yang ada di atas jalan yang lurus

5. Diturunkan oleh Allah yang maha Perkasa lagi Maha Penyayang

6. Agar engkau (Muhammad) memberi peringatan kepada suatu kaum yangn nenek moyang mereka belumm pernah diberi peringatan, oleh karena itulah mereka lalai.

Ayat 7-9

7. La qod haqqol qawlu ‘alaa aktsarihim fahum laa yukminuun

8. Inna ja’ alnaa fiii a’naaqihim aghlaalann fahiya ilaladzqooni fahum muqmahuuun

9. Wa ja’ alnaa mim bayni aidiihim saddaw wamin kholfihim saddann faaghsyainaahum fahum laa yubshiruun

Artinya:

7. Sungguh, berlaku perkataan (hukuman) terhadap kebanyakan mereka maka mereka tidak beriman,

8. Sesungguhnya Kami telah menjadikan pada leher-leher mereka belenggu-belenggu. Lalu belenggu itu diangkat ke dagu mereka, maka mereka tertengadah.

9. Dan kami jadikan di hadapan mereka dinding (sekat) dan dari belakang mereka dinding pemisah lalu kami tutup mereka, maka mereka tidak dapat melihat.

Ayat 10-12

 

10. Wa sawaaa un ‘ alaihim a ann dzartahum am lam tunn dzirhum laa yukminuun

11. Innamaa tunn dziro manittaba’adz dzikro wa khosyiyar Rohmaanu bilghoib, fa basysyirhu bi maghfirotiw wa ajrinn kariiim

12. Innaa nahnu nuhyil mawta wa naktubu maa qoddamuu wa aatsaarohum, wa kulla syai in ahshoynaahu fiiii imaamim mubiiiin

 

10. Dan sama saja atas mereka, apakah engkau beri mereka peringatan atau tidak engkau beri mereka peringtan, mereka tidak akan beriman.

11. Sesungguhnya engkau (Muhammad) hanya bisa memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan tersebut (Al Quran) dan ia takut kepada Tuhan (Allah) yang Maha Pengasih, maka berilah kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia (berupa surga).

12. Sesungguhnya Kami yang menghidupkan orang-orang mati dan kami juga yang menuliskan apa yang mereka kerjakan dari jejak-jejak mereka.

Ayat 13-15

13. Wadhrib lahum matsalan ash haabal qoryati idz jaaaa ahal mursaluun

14. Idz arsalnaa ilayhimutsnani fakdz-dzabuuhumaa fa ‘azzaznaa bi tsaalitsinn faqooluuuu in naaa ilaykum mursaluuun.

15. Qooluuu maaa ann tum illa basyarum mitslunaa wa maaaa ann zalarrohmaanu minn syay in in anntum takdzibuun.

13. Dan buatlah (wahai Muhammad) untuk mereka sebuah perumpamaan dari penduduk suatu negeri, ketika datang kepada mereka para utusan.

14. Ketika Kami mengutus kepada mereka 2 orang utusan maka mereka mendustakan kedua orang itu kemudian Kami menguatkannya dengan utusan yang ke tiga maka mereka berkta:”sungguh kami adalah orang-orang yang diutus untuk kalian.”

15. Mereka berkata :”tidaklah kalian itu melainkan manusia yang sama seperti kami dan tidaklah menurunkan Ar Rahman sesuatupun, kalian hanyalah orang-orang yang berdusta.

Ayat 16-18

16. Qooluu Robbunaa ya’lamu innaaaa ilaykum lamursaluuun

17. Wa maa ‘alaynaaa illalbalaaghul mubiiiin

18. Qooluuu innaa tathoyyarnaa bikum laillam tann tahuu lanarjumannakum walayamassannakum minnaa ‘adzaabun aliiim.

Artinya:

16. Para utusan itu berkata :”Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah utusan untuk kalian.”

17. Dan bagi kami kewajibannya adalah menyampaikan dengan jelas.

18. Para penduduk negeri itu berkata:”sesungguhnya kami bernasib malah oleh sebab kalian. Sungguh jika kalian tidak berhenti menyuruh kami, maka kami akan merajam kalian dan kami akan menimpakan pada kalian adzab yang pedih.”

Ayat 19-21

19. Qooluu thooo irukum ma’akum ainn dzukkirtum , bal ann tum qowmum mushrifuuun

20. Wa jaaaa a minn aqshol madiinati rojuluy yas ‘aaa qoola yaa qowmit tabi’ul mursaliiin

21. Ittabi’uu mal laa yas alukum ajrow wahum muhtaduuun

19. Para utusan itu berkata :”kemalangan kalian bersama kalian, apakah jika kalian diberi peringatan, akan tetapi kalian adalah kaum yang melampaui batas.”

20. Dan datang seorang laki-laki dari ujunng kota, ia bergegas dan berkata:” wahai kaumku, kalian ikutilah para utusan itu.”

21. Kalian ikutilah orang yang tidak meminta imbalan keoada kamu dan mereka adalah orang yang mendapat petunjuk.

Ayat 22-24

22. Wa maa liya laaaa a’budul ladzii fathoronii wa ilayhi turja’uuun

23. Aattakhidzu minn duunihii aalihatan iy yuridnir Rohmaanu bi dhurril laa tughni ‘annii syafaa ‘atuhum syaiaw walaa yunn qidzuun

24. Inniiii idzal lafii dholaalim mubiiiin

22. Dan mengapa aku tidak menyembah Tuhan yang telah mencipatakan aku, dan kepadanyalah kalian akan dikembalikan.

23. Kenapa aku harus menyembah tuhan-tuhan selain-Nya (Alloh)? Jika Alloh (Ar Rohman) mengehendaki bencana menimpaku, maka niscaya pertolongan mereka tidak akan berguna untukku dan mereka tidak akan mampu menyelamatkanku.

24. Sesungguhnya jika aku melakukan hal itu, pastilah aku ada dalam kesesatan yang nyata.

Yasin Ayat 25-27

25. In niii aa manntu birobbikum fas ma’uuun.

26. Qiiladkhulil jannah, qoola yaa layta qowmii ya’lamuuun.

27. Bi maa ghofarolii Robbii wa ja’alanii minal mukromiiin

25. Sesungguhnya aku sudah beriman kepada Tuhan kalian, maka dengarkanlah pengakuanku.

26. Dikatakan kepadanya :”masuklah engkau ke surga” dia berkata “alangkah baiknya bilamana kaumku itu megetahui”

27. Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampunan kepadaku dan juga menjadikan aku termasuk dalam orang-orang yang dimuliakan.

Ayat 28-30

28. Wamaaa annzalnaa ‘alaa qowmihii mimm ba’dihii minn junn dim minas samaaa i wa maa kun naa munn ziliiiin.

29. Inn kaanat illaa shoyhataw waaahidatann fa idzaa hum khaamiduuun.

30. Yaa hasrotan ‘alalibaadi maa ya’tiihim mir Rosuulin illaa kaa nuu bihii yastahziuuun

28. Dan Kami tidak menurunkan kepada kaumnya (setelah dia meninggal) satu pasukan pun dari langit, dan tidak patut pula kami menurunkannya.

29. Tidaklah ada bagi mereka siksaan yang keras, melainkan hanya satu teriakan saja. Ma seketika saja mereka mati.

30. Alangkah menyesal hamba-hamba itu, tidaklah datang kepada mereka dari seorang Rosul kecuali kepadanya (Rosul tersebut) mereka mengolok-olok.

Ayat 31-33

31. Alam yarow kam ahlaknaa qoblahumminalquruuni annahum ilayhim laa yarji ‘uuun

32. Wa inn kul lul lammaa jamii ‘ul ladaynaa muhdhoruuun

33. Wa aayatul lahumul ardhul maytatu ahyaynaahaa wa akhrojnaa min haa hab bann faminhu ya’kuluuun

31. Tidakkah mereka melihat berapa banyak yang telah Kami binasakan sebelum mereka dari umat-umat yang telah Kami binasakan, sesunggunya dari umat-umat yang telah dibinasakann itu tidak ada yang kembali kepada mereka.

32. Dan tidaklah masing-masing umat kecuali seluruhnya akan kami hadirkan.

33. Dan suatu tanda bagi mereka adalah bumi yang mati, kami menghidupkannya dan kami keluarkan darinya biji-bijian, maka dari biji-bijian itu mereka makan.

Surat Yasin Arab dan Latin Ayat 34-36

34. Wa ja ‘alnaa fii haa jan naatim min nakhiiliw wa a’naabiw wa fajjarnaa fii haa minal úyuuun

35. Liya’kuluu minn tsamarihii wa maa ‘amilathu aydiihim afalaa yasykuruuun

36. Subhaanalladzii khalaqol azwaaja kullahaa mim maa tummbitul ardhu wamin annfusihim wamim maa laa ya’lamuuuun

34. Dan kami jadikan di dalam bumi kebun-kebun dari kurma dan anggur dan kami pancarkan padanya dari beberapa mata air.

35. Agar mereka memakan dari buahnya dan dari apa-apa yang diusahakan oleh tangan mereka, maka tidaklah mereka bersyukur.

36. Mahasuci Allah yang telah menciptakan semuanya secara berpasang-pasangan dari apa yang bumi tumbuhkan dan dari diri mereka sendiri dan dari apa-apa yang tidak mereka ketahui.

Bacaan Yasin Ayat 37-39

37. Wa aayatul lahumul laylu naslakhu minhun nahaaro fa idzaa hum mudzlimuuun

38. Wasysyamsu tajrii limustaqorril lahaa dzaalika taqdiirul ‘aziizil ‘aliiim

39. Walqomaru qoddarnaahu manaazila hattaa ‘aada kal ‘urjuunil qodiiim

37. Dan tanda kebesaran Allah bagi mereka adalah malam, Kami lepaskan dari malam itu siang, maka tiba-tiba mereka ada dalam kegelapan.

38. Dan matahari beredar pada orbitnya, itulah ketetapan Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

39. Dan bulan telah Kami tetapkan untuknya tempat edarnya sehingga ia kembali seperti tandan yang tua.

Yasin Ayat 40-42

40. Lasy syamsu yamm baghii lahaa ann tudrikal qomaro walal laylu saa biqun nahaari wa kullunn fii falakiy yasbahuuuun

41. Wa aayatul lahum annaa hamalnaa dzurriy yatahum fil fulkil masyhuuun

42. Wakhalaqnaa lahum mim mitslihii maa yarkabuuun

40. Tidaklah mungkin bagi matahari untuk mengejar bulan dan tidaklah malam dapat mendahului siang. Masing masing mereka (matahari dan  bulan) berada pada garis edarnya.

41. Dan tanda kebesaran Allah bagi mereka sesungguhnya Kami telah mengangkat keturunan mereka di dalam kapal yang penuh muatan.

42. Dan kami ciptakan bagi mereka yang semidalnya dari apa yang mereka kendarai.

Yasin Latin, Arab Ayat 43-45

43. Wa in nasya’ nugriqhum fa laa shoriikho lahum wa laa hum yunn qodzuuun

44. Illa romatam min naa wa mataa án ilaa hiiin

45. Wa idzaa qiila lahumut taquu maa bayna aydiikum wa maa kholfakum la ‘allakum turhamuuun

43. Dan jika Kami berkehendak, Kami akan tenggelamkan mereka. Maka tidak ada penolong bagi mereka dan mereka tidak akan pula diselamatkan.

44. Kecuali jika ada rahmat dari Kami dan kesenangan sampai masa tertentu.

45. Dan apabila dikatakan kepada mereka takutlah kalian terhadap apa-apa yang ada di hadapan kalian dan apa-apa yang ada di belakang kalian agar kalian diberi rahmat.

Ayat  46-50

46. Wa maa ta’tiihim min aayatim min aayaati Robbihim illaa kaanuu ‘anhaa mu’ridhiiin

47. Wa idzaa qiila lahum annfiquu mimmaa rozaqokumulloohu qoolal ladziina aamanuu anuth’imu mal law yasyaaaullaahu ath’amah, in anntum ilaa fii dholaalim mubiiin

48. Wayaquuluuna mataa haadzal wa’du inn kunntum shoodiqiiin

49. Maa yann dzhuru illaa shoy hataw waahidatann ta’khudzhuhum wahum yakhish shimuuun

50. Falaa yas tathii ‘uuna tawshiyataw walaaaa ilaaaa ahlihim yarji ‘uuun

46. Dan tidak datang kepada mereka suatu tanda dari Tuhan mereka melainkan mereka berpaling darinya.

47. Dan apabila dikatakan kepada mereka infakkanlah dari sebagian rezeki yang Allah berikan kepada kalian, berkata orang-orang kafir kepada orang-orang yang beriman apakah kami pantas memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah memberinay niscaya ia akan memeberinya makan? Tidaklah kalian berada kecuali dalam kesesatan yang nyata.

48. Dan mereka berkata :” Kapankah datangnya hari kiamat? jika kalian adalah orang-orang yang benar.”

49. Tidaklah mereka menunggu kecuali sati teriakan yang kerasyang akan menghancurkan mereka, dan mereka saat itu sedang bertengkar.

50. Maka mereka tidak mampu membuat suatu wasiat dan tidak pula mereka dikembalikan kepada keluarga mereka.

Ayat 51-55

51. Wa nufikho fish shuuri fa idzaa hum minal aj daatsi ilaa robbihim yann siluuun

52. Qooluu yaa waylanaa mamm ba ‘atsanaa mim marqodinaa haadzaa maa wa ádar Rohmaanu wa shodaqol mursaluuun

53. Inn kaa nat illaa shoy hataw waahidatann fa idzaa hum jamii’ul ladaynaa muhdhoruuun

54. Fal yawma laa tudzhlamu nafsun nsyay aw walaa tuj zawna illaa maa kunntum ta’maluuun

55. Inna ash haabal jannatil yawma fii syughulinn faakihuuun

51. Dan ditiup pada sangkakala maka tiba-tiba mereka menuu Tuhan mereka dari kubur mereka secara tergesa-gesa.

52. Mereka berkata:”duhai celakalah kami, siapakah yang telahh membangunkan kami dari tidur kami ini” Inilah yang dijanjikan Allah kepada para Rosul-Nya.

53. Tidaklah tiupan sangkakala itu melainkan sekali teriakan, maka tiba-tiba mereka semua dihadirkan di hadapan Kami.

54. Maka pada hari ini tidak dizolimi seseorang sedikitpun dan tidak pula kalian diberi balasan dan tidak pula kalian diberi balasan melainkan sesuai dengan paa yang kalian kerjakan.

55. Sesungguhnya para penghuni surga pada hari itu sibuk dengan bersenang-senang.

Ayat 56-60

56. Hum wa azwaajuhum fii dzhilaalin ‘alal aroooiki muttakiuuun.

57. Lahum fiihaa faakihatuw walahum maa yadda’uuun

58. Salaamunn qowlam mir Robbir Rohiiim.

59. Wamtaazul yawma ayyuhal mujrimuuun.

60. Alam a’had ilaykum yaa baniii aadama al laa ta’budusy syaytoona innahuu lakum ‘aduwwum mubiiin.

56. Mereka dan istei-isteri mereka ada dalam tempat yang teduh, mereka bersandar di atas dipan-dipan.

57. Bagimereka surga yang didalamnya ada buah-buahan dan bagi mereka apa yang mereka minta.

58. Dikatakan kepada mereka “salam” sebagai ucapan dari Tuhan yang Maha Penyayang.

59. dan kalian berpisah dengan oran gmukmin pada hari ini wahai orang-orang yang berdosa.

60. Tidakkah Aku perintahkan kepada kalian hai Bani Adam agar kalian tidak menyembah syetan, sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagi kalian.

Ayat 61-65

61. Wa ani’buduunii, haa dzaa shirootum mustaqiiim.

62. Wa laqod adholla minn kum jibillann katsiroo, afalam takuunuu ta’qiluuun.

63. Haadzihii jahannamul latii kunn tum tuu ‘aduuun.

64. Ish lawhal yawma bimaa kunntum takfuruuun.

65. Alyawma nakhtimu ‘alaaaa afwaahihim wa tukal limunaaa aydiihim wa tasyhadu arjuluhum bimaa kaanuu yaksibuuun.

61. Dan agar kalian menyembah-Ku, inilah jalann yang lurus.

62. Dan sungguh setan telah menyesatkan di antara kalian dalam kelompok yang banyak, maka tidaklah kalian mengerti.

63. Inilah neraka jahannam yang dulu diancamkan kepada kalian.

64. Masuklah kalian ke dalamnya pada hari ini dengan apa yang dahulu telah kalian ingkari.

65. Pada hari ini, Kami kunci atas mulut-mulut mereka dan tangan-tangan mereka akan berbicara kepada Kami dan kaki-kaki mereka akan bersaksi terhadap apa yang dulu mereka kerjakan.

Ayat 66-70

surat yasin latin

66. Walawnasyaaa u lathomasnaa ‘alaaaa ‘ayunihm fastabaqush shirooto fa annaa yubshiruuun.

67. Wa nlawnasyaaa u la masakh naahum ‘alaa makaanatihim famastathoo’uu mudhiy yaw walaa yarji’uuun.

68. Wa man nu ‘ammirhu nunakkishu filkholqi afalaa ya’qiluuun

69. Wa maa ‘allamnaahusy syi’ro wa maa yamm baghiilah, in Huwa illa dzikruw wa Quraanul mubiiin.

70. Liyunndziro mann kaana hayyaw wayahiqqol qowlu ‘alal kaafiriiin.

66. Dan jika Kami menghendaki niscaya kami hapuskan pada mata-mata mereka lalu mereka berlomba-lomba mencari jalan. Maka bagaimana mungkin mereka dapat melihat jalan itu.

67. Dan jika Kami menghendaki sungguh Kami ubah bentuk mereka di atas tempat keberadaan mereka, maka mereka tidak akan mampu berjalan dan tidak dapat kembali.

68. Dan siapa yang Kami panjangkan umurnya maka Kami akan mengembalikan ia pada penciptaan awal mereka yang tidak mereka mengerti.

69. Dan tidaklah Kami mengajari Muhammad syair, karena bersyair itu tidak pantas baginya. Tidaklah Al Quran itu kecuali pelajaran dan bacaan yang jelas.

70. Agar Al Quran itu memberinya peringatan kepada orang-orang yang hidup dan  adzab itu ditimpakan kepada orang-orang kafir.

Ayat 71-75

71. Awalam yarow an naa kholaqnaa lahum mimmaa ‘amilay aydiinaaa an ‘aamann fahum lahaa maalikuuun.

72. Wa dzallalnaa haa lahum fa minhaa rokuubuhum wa minhaa ya’kuluuun.

73. Wa lahum fiihaa manaafi’u wa masyaaribu afalaa yasykuruuun.

74. Wat takhodzuu minn duunillahi aalihatal la’allahum yunn shoruuun.

75. Laa yastathii’uuna nashrohum wahum lahum junndum muhdhoruuun.

71. Dan apakah mereka tidak melihat sesungguhnya Kami telah menciptakan untuk mereka hewan ternak dengan kekuasaan Kami, lalu mereka menguasainya.

72. Dan Kami menundukkan hewan-hewan itu untuk mereka. Lalu sebagian menjadi tunggangan dan sebagian untuk mereka makan.

73. Dan dari binatang itu mereka mendapat beberapa manfaat dan minuman (susu) darinya. Maka mengapa kalian tidak bersyukur?

74. Dan mereka mengambil sesembahan selain Allah agar mereka mendapat pertolongan.

75. Sesembahan tersebut tidak dapat menolong mereka, padahal mereka itu menjadi tentara untuk menjaga sesembahan mereka.

Ayat 76-80

76. Fa laa yahzunnka qowluhum, innaa na’lamu maa yusirruuna wa maa yu’linuuun.

77. Awalam yarol innsaanu annaa kholaqnaahu min nuthfatinn fa idzaa Huwa khoshiimum mubiiin.

78. Wa dhoroba lanaa matsalaw wanasiya kholqoh, qoola may yuhyil ‘idzhooma wa Hiya romiiim.

79. Qul yuhyiihal ladziiii annsyaahaaa awwala marroh, wa Huwa bikulli kholqin ‘aliiiim.

80. Alladzii ja ‘ala lakum minasy syajaril akhdhori naaronn fa idzaaa anntum minhu tuuqiduuun.

76. Maka jangan sampai ucapan mereka membuat engkau (Muhammad) bersedih hati. Sungguh, kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka tampakkan.

77. Dan tidakkah manusia itu memperhatikan bahwa Kami menciptakan mereka dari setetes mani, ternyata mereka menjadi musuh yang nyata.

78. Dan dai membuat perumpamaan bagi Kami dan melupakan asal kejadiannya. Dia berkata “siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang, yang telah luluh hancur?”

79. Katakanlah (wahai Muhammad) yang dapat menghidupkan adalah Allaha yang telah menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui terhadap setiap mahluknya.

80. Dia yang menjadikan untuk kalian api dari pohon kayu yang hijau. Dan seketika itu kalian menyalakan api dari pohon tersebut.

Ayat 81-83

bacaan surat Yasin

surat Yasin online

81. Awalaysal ladzii kholaqos samaawaati wal ardho bi qoodirin ‘alaaa ay yakhluqo mitslahum, balaa wa Huwal Khollaaqul ‘aliiim.

82. Innamaaa amruhuuuu idzaaaa arooda syay an ay yaquula lahuu kunn fayakuuun.

83. Fasubhaanal ladzii bi yadihii malakuutu kulli syay iw wailayhi turja u’uuuun.

81. Dan bukanlah Allah telah menciptakan langit dan bumi, mampu untuk menciptakan yang semisal dengan itu. Benar, dan Dia Maha Pencipta dan Maha Mengetahui.

82. Sesungguhnya urusannya apabila ia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata ” Kun (jadilah)” maka jadilah sesuatu itu.

83. Maka Maha Suci Allah yang di tangannya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya kamu akan dikembalikan.

***

Semoga artikel ini dapat mempermudah ikhwatu Iman sekalian dalam membaca surat Yasin kapanpun dan dimanapun secara online. Jadi, kalian tidak harus repot membawa buku yasin.

Semua gambar di artikel ini saya capture dari Quran.com. Silahkan share atau bookmark artikel ini jika bermanfaat.