Bacaan Ayat Kursi Latin / Arab / Terjemahan / Keutamaan

Apa itu ayat kursi? Kita mungkin sering mendengar, emngamalkan, tapi tidak tahu lebih jauh tentang kalaulloh yang satu ini. Artikel kalia akan membahas pengertian, asbabun nuzul hingga teks ayat kursi berupa arab, latin, dan terjemahan.

Ayat kursi merupakan ayat Al Quran yang memiliki nilai paling tinggi. Ayat tersebut terdapat pada surat Al Baqoroh ayat 255. Kali ini, cetakyasin.org akan membahasnya secara lengkap.

Apa Sih Sebenarnya Ayat Kursi Itu?

teks ayat kursi
mywapblog.com

Ayat kursi adalah ayat yang paling mulia dalam Al Quran. Saking mulianya, proses turunnya ayat ini kepada Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam di antar oleh ribuan malaikat.

Ayat kursi terletak pada Q.S Al Baqoroh ayat ke-255 dengan jumlah baris antara 5-6 pada Al Quran standar. Isinya cukup panjang dan memiliki makna yang mengikat tentang tauhid.

Saking mulianya ayat tersebut, Rosullullah langsung memerintahkan sekretarisnya bernama Zaid bin Tsabit untuk mencatat dan menyebarkannya kepada kaum muslimin.

Ada hal luar biasa ketika ayat kursi turun. Ketika itu, setan hingga golongan iblis merasa takut dan khawatir. Hal ini karena ayat kursi dapan menjadi benteng yang sangat manjur untuk lepas dari godaan setan.

Bacaan Ayat Kursi Latin

tulisan ayat kursi
huffingtonpost.com

“Allohu laa ilaaha illaa Huwal Hayyul Qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa nauum, la Huu maa fis samawaati wa maa fil ardh, mann dzalladzii yasyfa’u ‘inda Huu, illa bi idznih, ya’lamu maa bayna aidiihim wa maa kholfahum, wa laa yuhiituuna bisyayim min ‘ilmi Hii illaa bi maa syaa’, wa si’a kursiyyuus samaawaati walardh, wa laa yauudlu Huu hifdzuhumaa, wa Huwal ‘aliyyul ‘adziiim”

Ayat Kursi Teks Arab

Adapun untuk teks dalam bentuk bahasa Arab adalah sebagai berikut:

اللَّهُ لا إِلٰهَ إِلّا هُوَ الحَيُّ القَيّومُ ۚ لا تَأخُذُهُ سِنَةٌ وَلا نَومٌ ۚ لَهُ ما فِي السَّماواتِ وَما فِي الأَرضِ

مَن ذَا الَّذي يَشفَعُ عِندَهُ إِلّا بِإِذنِهِ ۚ يَعلَمُ ما بَينَ أَيديهِم وَما خَلفَهُم ۖ وَلا يُحيطونَ بِشَيءٍ مِن عِلمِهِ

إِلّا بِما شاءَ ۚ وَسِعَ كُرسِيُّهُ السَّماواتِ وَالأَرضَ ۖ وَلا يَئودُهُ حِفظُهُما ۚ وَهُوَ العَلِيُّ العَظيمُ

Arti dan Terjemahan Ayat Kursi

makna ayat kursi
pinterest.com

Terjemahan dari Arham bin Ahmad Yasin Lc, Al-Hafidz: “Alloh, tidak ada iláh selain Dia. Yang Maha hidup yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.

Tidak ada yang memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa yang ada di hadapan mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Alloh Mahatinggi, Mahabesar.”

Terjemah ayat kursi dari lajnah Pentashih Mushaf Al-Qur’an Departemen Agama RI:“Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi.

Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.

Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Baca juga: Bacaan Surat Yasin Lengkap Arab / Latin / Terjemah

Terjemah dari Ust. H. Muhammad Saifudin, Lc, M.Ag: “Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya.

Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki.

Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.

Keutamaan Ayatul Kursi

pengertian ayat kursi
nationalinterest.org

Ada beberapa keutamaan dan manfaat yang akan didapat jika kita mengamalkan ayat kursi. Berikut ini bebrapa hal yang dapat memotivasi untuk menamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

1. Ayat Kursi, Ayat Paling Mulia dalam Al Quran

Terdapat beberapa dalil yang menjelaskan tentang keutamaan bahwa ayat kursi adalah ayat Al Quran yang paling mulia.

Salah satunya adalah Hadits yang diriwayatkan oleh Ubay bin Ka’ab, bahwa sanya beliau pernah ditanya oleh Rosulullah SAW:

“Ayat mana yang paling mulia dalam Al Qur’an?” kemudian Ubay menjawab: “Alloh dan Rosul-Nya lebih mengetahui.

Rosululloh bertanya lagi dan mengulangnya hingga beberapa kali.

Kemudian Ubay menjawab: “ayat kursi”.

“Selamat atas ilmu yang engkau miliki wahai Abu Al Mundzir ( panggilan Ubay bin Kaáb dari Rosululloh).” Hadits Riwayat Ahmad.

Cukuplah hadits di atas untuk meyakinkan kita tentang kemuliaan ayat kursi. Ini juga menjadi penguat bahwa ayat kursi memiliki nilai keagungan yang sangat tinggi.

2. Dijanjikan Surga

Ada sebuah hadits yang bermakana: “Barang siapa yang membaca ayat kursi sekali saja setelah sholat fardhu, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematiannya.”

3. Dilindungi dari Godaan Setan

Ayat kursi bisa dijadikan dzikir wirid sebelum tidur. Hadits riwayat Imam Bukhari ” Man Qoroahaa idzaa aa waa ila fii ro’ sihi lan ya zaala ‘ alaihi minallohi haa fidzun wa laa yaqrobahusy syaitoonun hattaa yusbiha.”

Barang siapa membaca ayat kursi satu kali saja sebelum tidur malam, maka Allah senantiasa menjaganya dan tidak akan mungkin setan mendekatinya hingga pagi hari.

4. Sebagai Benteng dari Gangguan Jin

Apabila orang itu membaca ayat kursi satu kali pada pagi hari, maka ia akan dilindungi dari gangguan jin hingga petang hari.

Baca juga: doa ketika sujud supaya diijabah

Dari poin-poin di atas, ada beberapa waktu yang dianjurkan untuk membaca ayat kursi. Waktu terebut adalah:

  1. Setelah sholat fardhu
  2. Setiap pagi
  3. Setiap petang hari
  4. Sebelum tidur.

Kandungan Ayat Kursi

tafsir ayat kursi
30factsaboutislam.com

Menurut Imam Ibnu Katsir, menjelaskna bahwa ayat kursi memiliki 10 bagian. Sepuluh bagian tersebut mempunyai makna sebagai berikut:

  1. Allahu laa ilaa ha illa huwa, tidak ada sesembahan yang hak melainkan Alloh. Inilah kalimat tauhid yang paling utama. Ayat ini mengingatkan kita supaya menanamkan sikap tauhid laa ilaa ha illalloh.
  2. Al hayyu Al Qoyyum, yang Mahahidup maha sempurna kehidupannya yang merupakan dzat ayng tidak mempunyai asal mula. Al Qoyyum merupakan dasar bahwa Allah adalah tempat bergantung bagi hamba-Nya untuk disembah.
  3. Laa ta’khudzuhu sinatuw walaa naum, artinya Allah tidak mempunyai atau ditimpa rasa kantuk dan tidur.
  4. Lahuu maa fis samaa waati wa maa fil ardh, ini merupakan tauhid rububiyah.
  5. Mann dzal ladzii yasyfa’u ‘ indahuu illa bi idznih, seluruh syafaat adalah milik Allah. Oleh karena itu, Allah lah satu-satunya tempat untuk meminta. Meskipun demikian, Allah memberikan syafaat kepada orang lain supaya dapat memberi syafaat kepada manusia lainnya. Syatar utama seseoran gmendapat syafaat adalah jika seseorang bertauhid terhadap Allah SWT yaitu dengan tidak berbuat syirik dan tidak melakukan kemunafikan.
  6. Ya’lamu maa bayna aidiihim wa maa kholfahum,
  7. Wa laa yukhituuna bisyaiin min ‘ ilmihii illaa bimaa syaa’, ilmu manusia adalah terbatas yaitu apa yang Allah berikan kepada orang yang dikehendaki-Nya.
  8. Wa si’a kursiyyuhus samaawaati wal ardh, kursinya Allah meliputi langit dan bumi. Artinya bahwa kursinya Allah lebih agung dari langit dan bumi. Perbandingan kursi Allah dengan 7 lapis langit dan bumi adalah ibarat gelang dengan gurun pasir. Gelang dari besi adalah 7 lapis langit dan bumi, dan gurun pasir adalah kursinya Allah.
  9. Wa laa yauuduhuu hifdzuhumaa, tidaklah memberatkan Allah untuk menjaga keduanya (langit dan bumi)
  10. Wa huwal ‘aliyyul ‘adziim, dan Allah Mahatinggi lagi Mahaagung.

Kesalahan dalam Pengamalan Ayat Kursi

cara mengamalkan ayat kursi
palingunik85.wordpress.com

Ada beberapa hal yang seharusnya tidak dilakukan oleh ummat Islam dalam menggunakan ayat kursi. Berikut ini beberapa penyelewangan yang harus kita hindari dalam menjaga ayat Alloh tersebut.

Dijadikan Jimat

Banyak orang yang mengetahui fadilah atau manfaat ayat kursi menggunakannya tidak sesuai syariat. Contohnya adalah dengan menggunakannya untuk jimat tanpa mengamalkannya.

Hal ini adalah sesuatu yang keliru. Seharusnya, ayat kursi di ambil fadilahnya dnegan cara membaca, mengamalkan, dan mentauhidkannya dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya sebagai jimat tanpa mengamalkannya.

Sebagai Pajangan untuk Pamer

Ayat kursi yang dicetak kemudian dipajang di dalam rumah tentu boleh-boleh saja. Akan tetapi akan menjadi keliru jika dipajang dengan niat pamer dan menyombongkan diri saja.

Apalagi pajangan yang dibeli sengaja menggunakan hiasan mahal dengan tujuan meningkatkan prestise produk. Padahal hakikatnya, ayat kursi sendiri haruslah di amalkan yang menjadi dasar utamanya.

Baru setelah dapat mengamalkannya dengan baik, maka kita akan lebih bijak dalam membuat pajangan yang ada tulisan ayat kursi dan semacamnya. Tujuannya adalah supaya meluruskan niat.

Jadi sebenarnya, boleh-boleh saja dijadikan pajangna atau hiasan selama niatnya tidak melenceng.

Leave a Comment